Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) menyoroti penggunaan anggaran sebesar Rp4,5 miliar untuk rehabilitasi Masjid Kubah 99 Asmaul Husna atau Masjid 99 Kubah yang dinilai tidak efektif.Perbaikan yang dilakukan pada 2025 tersebut justru disebut tidak mampu mengatasi kebocoran, bahkan memperparah kondisi bangunan.Sorotan itu mengemuka dalam rapat kerja Komisi D DPRD Sulsel bersama Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang (SDACKTR) Sulsel, konsultan perencana, kontraktor pelaksana, konsultan pengawasan, hingga Ketua Pengurus Masjid 99 Kubah di kantor sementara DPRD Sulsel, Makassar, Rabu 4 Maret 2026.Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, menegaskan bahwa anggaran miliaran rupiah tersebut terkesan sia-sia karena tujuan utama rehabilitasi, yakni menghentikan kebocoran, tidak tercapai.“Anggarannya tahun 2025 itu Rp4,5 miliar
Yayasan Hadji Kalla memberikan bantuan berupa perangkat sound system dan penataan akustik masjid di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna Makassar yang secara simbolis diberikan pada 4 Oktober 2024.
Pj Sekprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad menanggapi laporan dari Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Kubah 99 Asmaul Husna, Senin 13 Mei 2024.