Pegiat media sosial, Ade Armando menyayangkan banyak tokoh yang justru mendukung tindakan Napoleon Bonaparte yang melakukan penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama, M Kece.
Aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma mengaku tak bisa menolerir tindakan Napoleon Bonaparte yang melakukan penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama, M Kece.
Direktur Eksekutif Center for Youth and Population Research (CYPR), Dedek Prayudi mengkritik Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama yang berterima kasih kepada Napoleon Bonaparte yang telah menganiaya M Kece.
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli menanggapi pernyataan pihak kepolisian bahwa ada anggota FPI yang membantu Napoleon Bonaparte menganiaya M Kece.