Kasus perusakan sejumlah makam Kristen oleh siswa sekolah Islam masih terus bergulir. Kabarnya kini kasus itu bahkan telah masuk ke meja polisi, sebagaimana informasi
Mantan politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyuarakan agar para pemecah belah bangsa diusir. Pasalnya, Ferdinand menilai bahwa kaum perongrong Pancasila semakin berani melakukan aksi-aksinya.
Ferdinand Hutahaean mengomentari berita soal perusakan 12 makam di TPU Cemoro Kembar di Kampung Kenteng, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo. Mantan politisi Partai