Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol mengatakan bahwa tragedi Halloween yang terjadi di Itaewon ini sangat tragis. Korea Selatan kini menjadi sorotan dunia. Bagaimana tidak, sebanyak 153 orang dilaporkan telah meninggal dunia dalam tragedi pesta Halloween di Itaewon. Tragedi maut pesta Halloween itu terjadi pada Sabtu, 29 Oktober 2022 sekitar pukul 22.00 waktu setempat di pusat hiburan Itaewon yang terletak di kota Seoul, Korea Selatan. "Ini sungguh tragis. [Ini merupakan] sebuah tragedi sekaligus bencana yang seharusnya tidak terjadi di jantung kota Seoul tadi malam," kata Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol. Korea Selatan pun memberikan pengumuman terkait masa berkabung itu disampaikan pada Minggu 30 Oktober 2022. Presiden Yoon juga menyampaikan rasa belasungkawa bagi para korban dan berharap agar korban luka segara diberikan kesembuhan. Disisi lain, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul mengatakan hingga berita ini ditulis, tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa itu. "Hingga pagi ini, informasi dari kepolisian menyebutkan bahwa belum diketahui adanya WNI yang menjadi korban," demikian keterangan tertulis KBRI Seoul yang diterima di Jakarta, Minggu sebagaimana dikutip Suara.com jaringan Terkini.id. KBRI Seoul pun terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menggali informasi terkait kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban. Dapat diketahui, pesta Halloween itu sendiri merupakan yang pertama kalinya digelar dalam tiga tahun, setelah Korea Selatan mencabut pembatasan COVID-19 dan larangan untuk berkumpul.