Kasus Pengadaan Seragam Gratis Pemkab Lutim Naik Penyidikan, Jaksa Segera Ekspose Perkara

Kasus Pengadaan Seragam Gratis Pemkab Lutim Naik Penyidikan, Jaksa Segera Ekspose Perkara

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini, Makassar – Kasus pengadaan seragam sekolah gratis Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kini masuk ke tahap penyidikan.

Kasat Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur, Dery F Rachman menyebut, pihaknya akan segera menyampaikan hasil penyidikan kasus tersebut.

“Baru saja naik penyidikan, jadi belum bisa kita sampaikan detilnya,” jelas Dery melalui sambungan telepon kepada terkini.id, Selasa 21 April 2026.

Dia belum bisa menyampaikan lebih rinci saksi saksi yang telah diperiksa, demi kepentingan proses penyidikan. Namun Dery menegaskan Kejari akan segera mengeskspose kasus tersebut setelah proses penyidikan selesai.

Pengadaan Rp8,7 Miliar di Dinas Pendidikan

Menurut informasi dihimpun terkini, kasus ini berangkat dari program unggulan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, di bawah pemerintahan Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler, di sektor pendidikan, yakni pemberian perlengkapan seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat PAUD, SD, hingga SMP.

Baca Juga

Program tersebut mencakup pembagian sepatu, pakaian seragam, topi, hingga tas sekolah secara cuma-cuma.

Pada tahun anggaran 2025, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,7 miliar untuk program tersebut.

Anggaran itu ditujukan untuk menjangkau sekitar 16.737 siswa di seluruh wilayah Luwu Timur, dengan rincian 5.502 siswa PAUD, 5.835 siswa SD, dan 5.400 siswa SMP.

Namun dalam pelaksanaannya, program ini menuai sorotan. Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan keterlambatan distribusi seragam yang tidak sesuai dengan jadwal.

Harusnya, seragam telah diterima paling lambat akhir Desember, tetapi hingga awal 2025 belum juga disalurkan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.