Tahukah Anda, Menahan Rindu Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk Untuk Kesehatan

Terkini.id, Makassar – Manusia memiliki perasaan yang kompleks. Ada berbagai macam perasaan yang terbentuk dari berbagai hal. Salah satunya adalah rindu.

Rindu merupakan ungkapan perasaan dimana kita menginginkan sesuatu atau menginginkan seseorang dengan bentuk sebuah harapan.

Bisa jadi, rindu dilakukan pada benda yang ada atau tidak ada, dan bisa jadi rindu dirasakan pada orang yang masih ada atau tidak ada, sebagai efek dari memori yang pernah anda buat dengan objek rindu tersebut.

Namun tahukah Anda, menahan perasaan rindu terlalu lama bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Hal itu diungkap oleh sebuah penelitian yang ditulis Clarissa Silva.

Mungkin Anda menyukai ini:

Dilansir dari The Odyysey Online, Clarissa Silva mengatakan, saat seseorang jatuh cinta, tubuhnya akan memproduksi berbagai macam hormon seperti estrogen, testoteron, dopamin, serotonin, dan oksitosin.

Baca Juga: Mentan SYL Minta Paslon RINDU Miliki Jiwa Leadership

Sebaliknya, saat seseorang merasakan rindu, produksi hormon-hormon tersebut akan berkurang. Saat hormon tersebut berkurang, maka hasrat ingin bertemu akan semakin meningkat.

Hormon dopamin yang berkaitan dengan rasa bahagia, sakit, dan hasrat untuk bersama dengan orang yang dicintai akan meningkat saat sedang merasakan rindu.

Hormon tersebut berkaitan dengan hormon serotonin sebagai pengendali stres, nafsu makan, dan suasana hati. Ketika hormon-hormon itu berkurang akibat rasa rindu, maka akan muncul perasaan lain seperti kehilangan semangat karena harus terpisah jarak.

Perpaduan hormon itu pun mempengaruhi hormon oksitosin dan rasa ingin bertemu akan menjadi semakin menggebu-gebu.

Saat rasa rindu berlebihan mulai dirasakan, hormon serotonin akan mendominasi dan membuat rasa tidak bahagia serta stres karena memikirkan pasangan.

Stres menjadi efek buruk akibat menahan rindu. Saat stres berlebihan, seseorang akan mengalami susah fokus, emosi tidak terkendali, sulit terhindar dari penyakit, serta mempengaruhi hormon-hormon lainnya.

Bagikan