Tahun Depan Orang Kaya Indonesia Mulai Rem Simpan Duit, Loh Ada Apa?

Tahun Depan Orang Kaya Indonesia Mulai Rem Simpan Duit, Loh Ada Apa?

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Tahun depan orang kaya Indonesia mulai rem simpan duit, loh ada apa? Tren simpanan orang berduit di bank pada 2022 diramal tidak setinggi pada tahun ini. Hal ini melihat proyeksi pertumbuhan ekonomi di angka yang bisa mencapai lima persen. Asumsinya, dengan banyak uang yang tidak disimpan, maka ekonomi bisa lebih berputar.

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa menilai, simpanan dana pihak ketiga (DPK) yang bernilai Rp 5 miliar, serta adanya pertumbuhan ekonomi naik lima persen, membuat perusahaan membelanjakan uangnya.

“Melihat tren ini, kami perkirakan kemungkinan tren dana pihak ketiga (DPK) di atas Rp 5 miliar tidak setinggi tahun ini,” beber Purbaya dalam Media Workshop di Bandung, Sabtu 11 Desember 2021.

Kendati dana DPK di atas Rp 5 miliar itu tidak hanya dimiliki perorangan namun juga perusahaan, Purbaya menjelaskan asumsi orang kaya baru (OKB) membelanjakan uangnya lantaran masih menunggu kondisi ekonomi yang lebih baik.

“Ke depan, saya melihat setelah kondisi ekonomi yang bertumbuh maka semakin banyak orang atau instansi yang akan membelanjakan uangnnya,” ungkapnya, seperti dilansir dari CNBCIndonesia, Sabtu 11 Desember 2021.

Baca Juga

Melihat isu semakin banyak orang kaya selama masa pandemi ini, Sekretaris LPS Dimas Yuliharto tidak mau berasumsi apakah jumlah orang kaya semakin banyak. Hal ini melihat datanya nilai DPK di atas Rp 5 miliar itu nominalnya saja yang menggemuk, bukan jumlah rekening.

“Dari data jumlah rekening nggak meningkat. Namun, semoga memang ini menunjukkan arah yang positif, pertumbuhan ekonomi secara meluas,” imbuhnya, menjawab pertanyaan wartawan.

Dari data LPS Distribusi Simpanan Bank Umum Berdasarkan Jenis Simpanan per 31 Oktober di atas Rp 5 miliar ada 117.198 rekening dengan nilai Rp 3.718 triliun.

Sehingga, secara total simpanan masyarakat yang ada di bank umum mencapai Rp 7.301 triliun, dengan porsi tiering nominal di atas Rp 5 miliar mencapai 50 persen.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.