Terkini.id, Jakarta – Seorang pemulung yang ditemui Menteri Sosial (Mensos) Risma saat aksi blusukan, Kastubi mengaku tak betah tinggal di Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur Bekasi.
Kastubi tak betah lantaran mengaku sudah terbiasa beraktivitas di luar ruangan. Ia pun merasa seperti dikurung di tempat tersebut usai dimasukkan Risma.
“Ya kalau pesan saya kalau tugas, tugas lah yang bagus. Kalau orang dikurung-kurung begini kurang bebas, kemerdekaan itu hilang. Biasa dijalan sih ya,” kata Kastubi, Kamis 7 Januari 2021 seperti dikutip dari Kompas.com.
Ia mengatakan bahwa dirinya sudah bertahun-tahun beraktivitas di luar ruangan dengan menjalani profesi sebagai pemulung.
Biasanya, Kastubi beraktivitas di sekitar Pasar Baru Jakarta Pusat. Saat memulung, penghasilannya tak menentu.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Jurnalis Media Online Jadi Korban Penganiayaan Brutal dan Ancaman Pembunuhan di Takalar
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Pra Sejahtera di Bitung
- UMI Bersinar di Belmawa 2026, Prof Hambali Thalib: Mahasiswa Sedang Bersiap Jadi Pemimpin Bangsa
- GGN dan Coca-Cola Indonesia Gelar Festival Sepak Bola Rakyat di Makassar, Libatkan 670 Talenta Muda
Terkadang, Kastubi bisa mengantongi uang Rp 9.000 hingga Rp 50.000 per hari dari hasil memulung.
“Kalau kita lagi bawa karung gini datang orang-orang dermawan bawa mobil ngasih Rp 20.000, kadang Rp 50.000,” tuturnya.
Ia merasa penghasilan itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari lantaran dirinya tinggal sendiri di Jakarta.
Pria berusia 69 tahun ini pun menceritakan awal pertemuannya dengan Risma saat Mensos itu tengah melakukan aksi blusukan di sekitaran DKI Jakarta.
Saat itu, kata Kastubi, ia sedang tidur di pinggir jalan kawasan Pasar Baru. Ketika sedang tertidur, dia dibuat kaget oleh rombongan mobil yang datang mendekat.
“Dia (Risma) bilang ‘sudah Pak tinggal di rumah saya saja’. Ternyata rumahnya di sini (balai),” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
