Tak Hanya Chef Renatta, Anak Jokowi ini Pernah Makan Babi

Tak Hanya Chef Renatta, Anak Jokowi ini Pernah Makan Babi

R
Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaChef Renatta kini tengah menjadi sorotan publik lantaran dirinya tertangkap kamera sedang menikmati Babi Panggang khas Kalimantan bersama Chef Juna.

Diketahui, Chef Renatta merupakan pemeluk agama Islam yang mana di dalam agama Islam terdapat larangan bagi umatnya untuk menyantap daging babi dan anjing.

Tak hanya Chef Renatta, rupanya putra bungsu Presiden Jokowi yaitu Kaesang Pangarep mengaku sempat mengonsumsi daging babi saat menempuh pendidikan di Singapore Institute of Management University.

Kaesang mengaku awalnya melihat sebuah makanan sajian daging besar berbentuk kotak di sebuah food court yang dekat dari asramanya.

Lantaran penasaran, ia pun membelinya dan mengatakan bahwa rasanya sangat enak.

Baca Juga

Namun ketika ingin memesan porsi kedua, ia baru menyadari kalau daging yang disantapnya adalah daging babi.

“Ini daging yang paling enak yang pernah gue coba. Dagingnya itu super lembut, empuk, dan maknyus,” tulis Kaesang dalam Blog pribadinya, Maret 2013.

Ia pun segera menghentikan makannya,  namun Kaesang mengatakan masih terbayang akan rasa dari daging babi tersebut.

“Pertama kali di Singapura begini udah bikin dosa. Udah dosa gue banyak banget lagi di Indonesa, ini malah ditambah lagi gara-gara makan daging babi. Tapi enak banget sih, sebenarnya dagingnya, bikin ngangenin,” tuturnya.

Menanggapi fenomena umat muslim yang mengonsumsi Babi, Ustadz Abdul Somad (UAS) pun mengatakan bahwa makan babi tak selamanya haram.

Pernyataannya tersebut disampaikan melalui diskusi virtual bersama IDI.

Lebih lanjut, UAS pun menjelaskan syarat memakan barang haram bagi umat muslim. Hal itu diperbolehkan asalkan dalam kondisi darurat dimana tak ada makanan halal yang bisa dikonsumsi.

“Jadi, ketika masuk di dalam hutan, dan di dalam hutan itu tidak ada makanan, tidak ada pisang, tidak ada umbi-umbian. Sementara pilihannya hanya babi atau mati, maka saat itu tidak boleh (umat Islam) pilih mati. Jadi, boleh makan babi karena darurat.” ujar UAS.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.