Tak Terima Anaknya Dihukum, Orang Tua Siswa Paksa Guru Merangkak Depan Murid

Guru Merangkak
Video orang tua siswa paksa guru merangkak di depan murid. (Foto: Ist)

Terkini.id, Jakarta – Kejadian memilukan belum lama ini dialami seorang guru perempuan berhijab. Pasalnya, sang guru dipaksa merangkak keliling kelas oleh orang tua murid.

Peristiwa pilu tersebut terekam lewat sebuah video yang kini tengah beredar di media sosial, Kamis, 27 Februari 2020.

Dalam video berdurasi 2 menit itu, tampak guru yang belum diketahui identitasnya ini berjalan merangkak mengelilingi kelas dan disaksikan oleh murid-murid di kelas tersebut.

Menurut informasi yang beredar, guru itu dipaksa berjalan merangkak oleh oknum orang tua murid lantaran mereka tak terima anaknya dihukum oleh sang guru.

Masih menurut informasi yang beredar, orang tua yang menyuruh guru tersebut merangkak merupakan orang yang sangat berpengaruh di sekolah tempat guru itu mengajar.

Menarik untuk Anda:

Perbuatan yang dilakukan orang tua yang tak disebutkan namanya ini disebut lantaran ia kesal kepada sang guru usai anaknya dihukum.

“Mereka beralasan akibat hukuman yang diberikan oleh sang guru, sang anak tak mau pergi sekolah. Sang anak takut untuk pergi sekolah dan belajar bersama teman-temannya,” demikian tertulis dalam video yang beredar.

Dari cuplikan video, juga tampak seorang guru lainnya seperti sedang menjelaskan kepada oknum orang tua tersebut terkait alasan mengapa anaknya dihukum.

Namun, orang tua itu tetap bersikukuh menyuruh sang ibu guru merangkak. Menurutnya, lantaran hukuman yang diberikan sang guru kepada anaknya, anaknya jadi takut pergi ke sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti dimana lokasi sekolah dalam kejadian di video tersebut.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Komunitas Kompak-IPS Gelar Pengukuhan Pengurus di Tanjung Anging Mammiri

Warga Jeneponto Bongkar Paksa Peti Jenazah Pasien Covid-19, Polisi Turun Tangan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar