Davino dan Alvaro berjuang untuk perebutan 10 besar hingga menyentuh garis finis di posisi 10 dan 13.
Pada race kali ini, Davino berhasil mencatatkan namanya menjadi yang terbaik dalam raihan kecepatan maksimal dengan torehan 229.7 km/jam.
Sedangkan Nelson, harus mengakhiri balapan sejak lap pertama karena kendala teknis pada sepeda motor yang digunakan.
Race kedua yang digelar pada hari Minggu (13/4) menyuguhkan daya juang yang kuat dari Badly.
Sepanjang balapan, ia berjuang untuk meraih podium ketiga dengan bersaing dengan ketat bersama 5 pebalap lainnya.
- Dari Tangan TNI, Polri Bersama Rakyat Pembangunan RLH Menunjukkan Kemajuan
- MG Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV di Makassar, Harga Mulai Rp343 Juta
- Gubernur Sulsel Groundbreaking Jalan Sabbang-Tallang-Sae, Akses Menuju Seko Terus Dikebut
- Ribuan Penonton Padati Lapangan, Adu Penalti Semifinal Bupati Cup I Jeneponto Ditunda
- Halal Bi Halal IKA Teknik Arsitektur UNHAS 2026: Silaturahmi, Olahraga, dan Kolaborasi dalam Satu Ruang
Badly terus mampu memberikan tekanan hingga finis di posisi ke-6. Sementara itu, Davino dan Nelson juga tampil impresif dengan bersaing ketat dalam perebutan poin maksimal pada balapan ini.
Kedua pebalap tersebut berhasil finis di posisi 11 dan 13. Sedangkan rekan satu tim, Alvaro berhasil finis pada posisi ke-18.
“Saya berusaha memberikan yang terbaik pada ATC di Qatar ini. Saya bertahan di persaingan top group dan mampu meraih best time kedua di bawah pebalap lain yang sudah pengalaman di ATC.
Pada putaran berikutnya, saya akan mencoba lebih baik lagi,” ujar Badly.
Dengan hasil seri kedua IATC 2025, Badly berhasil mencatatkan posisi ke-7 dengan raihan poin 33 poin dan Nelson di posisi 10 dengan poin 22. Sedangkan Davino dan Alvaro berada di posisi 14 dan 21.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
