Terkini.id, Jakarta – Rabu, 08 Juni 2022, Presiden Joko Widodo memberi tanggapan terkait isu yang menyebutkannya hubungannya dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri renggang.
Jokowi menyatakan bahwa menganggap Megawati seperti ibu kandun sendiri dan kadang terdapat perbedaan antara ibu dan anak adalah hal yang wajar.
“Saya sangat hormat kepada beliau yang selalu penuh dengan rasa kepercayaan yang tidak pernah berubah. Kemudian dalam perjalanan panjang kadang-kadang ada perbedaan anak dan ibu ya itu wajar-wajar saja, biasa saja,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan di peresmian Masjid At Taufik di Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Rabu, 08 Juni 2022.
“Ibu Mega itu seperti ibu saya sendiri. Saya sangat, sangat, sangat menghormati beliau. Dan hubungan anak dengan ibu ini hubungan batin,” tambah Jokowi.
Selain menganggap Megawati seperti ibu kandungnya sendiri, Jokowi juga menegaskan bahwa dirinya sangat menghormati Megawati Soekarno Putri.
- PDI Perjuangan Sulsel Rayakan HUT ke-79 Megawati dengan Aksi Penghijauan dan Penebaran Benih Ikan
- PDIP Sulsel Rayakan Ulang Tahun Megawati Soekarnoputri ke-78 dengan Membagikan Tumpeng ke Panti Asuhan
- Prabowo Dapat Dukungan dari SBY dan Jokowi: Pemerintahan akan Lebih Stabil
- Koalisi PDIP dan Anies-Muhaimin Bisa Bersatu Hadapi Jokowi ? Mantan Anggota KPU RI Ini Jelaskan Alasannya
- Megawati Pilih Mahfud MD Pendamping Ganjar, Sandiaga Uno Mengaku Merasa Sedih
dilansir dari kompas.com, , Jokowi mengungkapkan dirinya sudah jauh-jauh hari berjanji kepada Megawati untuk hadir di peresmian Masjid At Taufik dan putri Megawati, Puan Maharani juga mengingatkan soal janji tersebut.
“Saya sangat senang karena sudah janjian sejak tiga bulan yang lalu untuk hadir di sini. Kemudian dua bulan yang lalu diingatkan lagi oleh Ibu Puan. Hari Minggu di Ancol diingatkan lagi oleh Bu Puan,” tambahnya.
Isu renggangnya hubungan Jokowi denga Megawati Soekarno Putri yang merupakan putri dari Soekarno, Bapak Proklamator RI sekaligus Presiden Pertama RI, berkembang beberapa waktu belakangan ini.
Muncul spekulasi yang menyebutkan Jokowi mendukung sesama kader PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029.
Padahal Megawati sebagai Ketua Umum Partai PDIP belum memutuskan capres yang akan dimajukan partai PDIP dalam Pilpres 2024 kelak.
Sehingga spekulasi dukungan Jokowi ke Ganjar diisukan sebagai pemicu renggangnya hubungan Jokowi dengan Megawati Soekarno Putri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
