Terkini.id, Jakarta – Pandemi covid-19 ikut berimbas terhadap bisnis perusahaan penyedia jasa pemesanan dan transportasi online, Gojek.
Gojek Indonesia ikut melakukan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap 430 karyawannya.
Mayoritas karyawan yang kena PHK tersebut berasal dari divisi terkait dengan GoLife dan GoFood Festival.
Jumlah karyawan yang kena PHK setara dengan 9% dari total karyawan yang mencapai 4.000 orang. Kabar tersebut dibenarkan oleh manajemen Gojek.
“Sebanyak 430 karyawan (9 persen dari total karyawan), yang sebagian besar berasal dari divisi yang terkait dengan GoLife dan GoFood Festival, akan meninggalkan Gojek sebagai bagian dari evaluasi terhadap struktur perusahaan secara keseluruhan. Ini merupakan satu-satunya keputusan pengurangan karyawan yang Gojek lakukan di tengah situasi COVID-19,” demikian pernyataan pihak Gojek dalam keterangan resminya, Selasa 23 Juni 2020.
Pada townhall meeting yang digelar 16 sesi dan dihadiri seluruh karyawan hari ini, pihak Gojek mengumumkan strategi perusahaan untuk memperkuat fokus kepada bisnis inti (core business) yang dampaknya paling luas kepada masyarakat, yaitu bisnis transportasi, pesan-antar makanan, dan uang elektronik sebagai langkah jangka panjang dalam menghadapi pandemi COVID-19.
- Menunda Servis Motor Bisa Memicu Kerusakan Berantai, Simak Penjelasan Teknisi Asmo Sulsel
- Kenali Tanda Motor Mulai Bermasalah, Jangan Tunggu Performa Menurun
- Srikandi Balira Sukses Gelar Maudu' Adaka Ri Gowa di Balla Lompoa, Lestarikan Tradisi dan Nilai Keislaman
- IPEMI Makassar Gelar Taklim Akbar 2026, Perkuat Spiritual Muslimah Sekaligus Fasilitasi UMKM
- PT Vale Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTT
Ada dua keputusan utama yang diumumkan seiring ditetapkannya strategi itu.
Pertama, dihentikannya sejumlah layanan non-inti yang terdampak pandemi.
Kedua, perampingan struktur perusahaan secara menyeluruh untuk mengoptimalisasi pertumbuhan yang berkesinambungan di masa mendatang.
“Layanan GoLife yang meliputi layanan GoMassage dan GoClean, serta GoFood Festival yang merupakan jaringan pujasera GoFood di sejumlah lokasi, akan dihentikan,” ujar pihak Gojek.
Keputusan itu diambil berdasarkan evaluasi atas situasi makro ekonomi dan perubahan perilaku masyarakat yang menjadi lebih waspada terhadap aktivitas yang melibatkan kontak fisik ataupun kegiatan yang tidak memungkinkan untuk berjaga jarak.
Ditambahkan, kedua bisnis tersebut, yakni GoLife dan GoFood Festival membutuhkan interaksi jarak dekat, dan mengalami penurunan permintaan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir seiring dengan pandemi COVID-19. Aplikasi GoLife dapat digunakan hingga 27 Juli 2020.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
