Terkini.id, Jakarta – Setelah terjebak di sumur sempit selama empat hari, bocah Maroko berusia lima tahun yang bernama Rayan diumumkan meninggal dunia.
Kronologi Rayan masuk ke dalam sumur dimulai ketika ayahnya sedang memperbaiki sumur dan suatu saat mengalihkan pandangannya dari anaknya.
“Pada saat itu saya mengalihkan pandangan darinya, si kecil jatuh ke dalam sumur. Saya belum tidur sedikitpun”, kata ayah Rayan.
Ibu Rayan mengatakan bahwa seluruh keluarga sempat pergi mencarinya dan baru menyadari bahwa anaknya jatuh ke dalam sumur.
“Seluruh keluarga pergi mencarinya. Kemudian kami menyadari bahwa dia jatuh ke dalam sumur. Saya masih berharap kami dapat mengeluarkannya hidup,” ujarnya seperti yang dikutip dari Kompascom. Senin, 7 Februari 2022.
Meski jatuh ke kedalaman yang sangat dalam, rekaman kamera yang dijatuhkan ke dalam sumur pada Kamis, 3 Februari 2022 menunjukkan Rayan masih hidup dan sehat, meski tampak mengalami luka ringan di kepala.
Sumur kemudian diisi dengan masker oksigen, makanan, dan air minum oleh kru penyelamat. Tim medis di tempat kejadian juga bersiap-siap untuk merawat remaja tersebut.
Setelah Rayan diambil dari sumur, sebuah helikopter tiba di lokasi untuk membawanya ke rumah sakit.
Sebuah helikopter pun tiba di lokasi untuk membawanya ke rumah sakit setelah Rayan dikeluarkan dari sumur.
Sebelumnya, pada Selasa, 1 Februari 2022, Rayan jatuh ke sumur di kota kecil Tamorot di utara. Sekitar 100 km dari kota Chefchaouen.
Rayan meninggal pada Minggu, 2 Juni 2022, menurut istana kerajaan Maroko.
Rayan masuk ke dalam sumur sedalam 32 meter dengan lubang kecil. Kekhawatiran akan tanah longsor menghambat upaya penyelamatan.
Ribuan orang menonton rekaman penyelamatan di media sosial, dan banyak warga berkumpul di tempat kejadian. Mereka menyanyikan lagu religi, memanjatkan doa, bahkan ada yang berkemah di lokasi.
Misi penyelamatan Rayan dimulai pada Selasa, 1 Februari 2022 malam, dipimpin oleh Direktorat Perlindungan Sipil Maroko.
Karena medan yang kasar dan berpasir, tim penyelamat memutuskan bahwa membuka lubang sumur kecil terlalu berbahaya.
Setelah itu, buldoser digunakan untuk menggali parit besar yang berdekatan dengan sumur.
Tim penyelamat kemudian menggali secara horizontal untuk menemukan Rayan. Beberapa bekerja sampai malam menggunakan lampu sorot yang kuat.
Rekaman pada Kamis, 3 Ferbuari 2022 dari kamera yang diturunkan ke dalam sumur menunjukkan Rayan masih hidup dan sadar, tetapi tidak ada pembaruan tentang kondisinya sejak itu.
Tim penyelamat akhirnya membawa bocah itu keluar dari sumur pada Sabtu, 5 Februari 2022 malam, tetapi kembali tidak ada kabar lagi tentang kondisi Rayan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
