Terkini, Jakarta – Pihak Wings Air akhirnya buka suara soal viralnya di media sosial sebuah video yang direkam oleh seorang warga negara asing (WNA) saat hendak terbang dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
WNA dalam video tersebut merekam bagian baling-baling pesawat Wings Air yang tampak seperti diikat menggunakan cable tie atau pengikat kabel plastik.
Menanggapi viralnya video tersebut, Wings Air akhirnya memberikan penjelasan resmi.
Dalam keterangannya, Wings Air mengucapkan terima kasih atas perhatian, kepedulian, serta pertanyaan yang disampaikan pelanggan dan masyarakat terkait foto maupun video yang beredar di media sosial mengenai komponen yang terlihat pada salah satu bilah baling-baling pesawat.
Menurut pihak Wing Air, perhatian tersebut
menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, yang juga menjadi prioritas utama Wings Air.
- Toyota Luncurkan New Hilux Generasi ke-9 di Makassar, Mesin 2.8L Lebih Bertenaga dan Siap Dukung Sektor Bisnis
- Selvi Ananda Tinjau Festival Kuliner Dekra Expo di Makassar, Munafri Dorong UMKM Naik Kelas
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Distribusi BBM Aman dan Lancar di Seluruh Wilayah
- Produk Kriya dan UMKM Unggulan Bulukumba Curi Perhatian di Pameran HUT ke-46 Dekranas
- 108 Warga Makassar Terima Ijazah Kesetaraan, Satgas Kebersihan hingga Cleaning Service Ikut Lulus
Wings Air menegaskan bahwa komponen yang terlihat pada bilah baling-baling bukan merupakan tanda kerusakan pesawat.
Pengikat yang tampak pada bilah baling-baling digunakan untuk mengamankan sementara salah satu lapisan pelindung baling-baling atau deicer yang mengalami sedikit perubahan posisi.
“Lapisan pelindung ini berfungsi membantu melindungi baling-baling dalam kondisi operasional tertentu dan bukan merupakan struktur utama yang menghasilkan daya dorong pesawat,” jelas Corporate Communications
Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan yang diterima terkini.id, Sabtu (30/5/2026).
Maskapai menjelaskan bahwa prosedur tersebut telah diatur secara resmi oleh pabrikan pesawat melalui Aircraft Maintenance Manual dan hanya dapat dilakukan oleh teknisi berlisensi sesuai pedoman perawatan yang berlaku.
Setelah pemasangan pengikat tersebut, teknisi juga diwajibkan melakukan pemeriksaan lanjutan guna memastikan seluruh komponen berfungsi normal serta tidak mengganggu pergerakan maupun kinerja baling-baling dan sistem pesawat secara keseluruhan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
