Terkini, Makassar – PT Telkom Indonesia (Persero) alias Telkom telah mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kinerja bisnis yang optimal di tahun 2025.
Perusahaan pelat merah tersebut juga telah mempersiapkan diri menghadapi tantangan persaingan industri telekomunikasi yang semakin kompetitif.
Kepada awak media di Makassar, AVP External Communication Telkom, Sabri Rasyid mengatakan bahwa salah satu langkah utama yang diimplementasikan Telkom adalah melalui strategi 5 Bold Moves
“Telkom mengakselerasi implementasi strategi utama 5 Bold Moves sebagai langkah strategis perusahaan yang sampai saat ini terus memberikan hasil positif dan diharapkan menjadi potensi untuk keberlangsungan profitabilitas perusahaan ke depannya,” ujar Sabri.
Strategi bisnis ini menurut dia, meliputi inisiatif Fixed Mobile Convergence (FMC), InfraCo, Data Center Co, B2B Digital IT Service Co, dan DigiCo.
- FER Kendari 2026 Soroti Tata Kelola SDA Sultra dan Dorong Konsep Ekoteologi
- Pelindo dan IKM Perkuat Arus Logistik Nikel melalui Pelabuhan Kendari
- Workshop PKBN di Gowa Perkuat Karakter dan Semangat Bela Negara di Lingkungan Kerja
- Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI
- Lundra Catering Hadir di Gowa, Dekatkan Layanan dan Pengalaman kepada Pelanggan
“Kelima strategi utama ini dicanangkan untuk memperkuat posisi Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi digital dalam menciptakan nilai yang lebih tinggi bagi para pemangku kepentingan perusahaan, serta memaksimalkan peluang, meningkatkan daya saing, dan value creation dalam menghadapi tantangan di masa depan,”urainya.
Ia juga menyebutkan sejumlah inisiatif baru dari Telkom dalam hal transformasi digital yang memberikan dampak signifikan pada kinerja keuangan di tahun 2025.
“Telkom akan semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin di industri telekomunikasi digital melalui empat pilar bisnis baru perusahaan, terdiri dari Digital Infrastructure yaitu memaksimalkan pemanfaatan aset perusahaan, Integrated B2C Services yaitu meningkatkan daya saing dan memperkuat pangsa pasar di segmen B2C, B2B ICT Services yaitu meningkatkan kapabilitas dan pengembangan solusi digital untuk segmen B2B, serta New Play yaitu optimalisasi portofolio bisnis perusahaan dan menjajaki peluang model bisnis baru,”urainya.
Selain itu, kata Sabri, Telkom juga secara aktif mendorong transformasi digital di berbagai sektor dengan menghadirkan berbagai solusi digital yang inovatif, pemanfaatan teknologi terkini seperti adopsi AI, serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.
Sabri juga turut menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi Telkom di tahun 2025.
Menurutnya, tren industri telekomunikasi global yang tengah menghadapi berbagai dinamika, serta persaingan industri telekomunikasi di Indonesia yang semakin kompetitif, menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.
“Dengan fokus pada akselerasi implementasi strategi utama 5 Bold Moves dan 4 Pilar Bisnis Perusahaan menjadi upaya Telkom dalam menghadapi tantangan tersebut,” tuturnya.
“Perusahaan juga akan memperkuat market share, optimalisasi bisnis, serta meningkatkan kapasitas dan kapabilitas perusahaan,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
