Terkini.id, Makassar – Peristiwa berdarah yang mengakibatkan seorang anggota TNI meninggal dunia usai ditikam menggunakan sangkur terjadi di Makassar.
Kejadian itu tepatnya di Jalan Taman Makam Pahlawan (TMP), Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Jumat malam 29 Oktober 2021 sekitar pukul 22.30 Wita.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando yang dikonfirmasi membenarkan penganiayaan itu.
Kata dia, kasus ini melibatkan seorang mantan anggota TNI Angkatan Udara (AU) inisial HE (39 tahun) dengan sopir inisial MS (25 tahun).
“Katanya TNI AU tapi sudah dipecat, tapi itu belum pasti. Apakah dia dipecat karena hal lain atau diberhentikan sementara karena jarang masuk kantor,” kata Lando pada Terkini.id, Sabtu 30 Oktober 2021.
Lando menjelaskan, dari keterangan MS, kejadian itu berawal pada saat ia menjemput HE di RS. Wahidin Sudirohusodo.
Kemudian HE meminta agar diantar ke Jalan Sultan Alauddin, namun MS menolak karena sudah larut malam.
Pada saat tiba di Jalan Taman Makam Pahlawan tepatnya di didepan Gedung BLK, HE tiba-tiba menyerang si MS dengan menggunakan sangkur, menikam pada bagian paha dan dada.
“Tapi ini masih diselidiki karena sopir ini masih dirawat juga di rumah sakit. Dengar-dengar sopir ini ditikam duluan, terus melawan dan menikam balik. Jadi yang meninggal ini (TNI) kemungkinan pelaku sekaligus korban,” terang lando.
MS melihat HE sudah tidak bernyawa, iapun memasukkan HE kedalam saluran air untuk menghilangkan jejak.
Sekitar Pukul 23.00 Wita, anggota Jatanras Polrestabes Makassar mendatangi TKP Penikaman dan langsung mengamankan lokasi kejadian.
HE langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Untuk Divisum. Sementara SE saat ini berada di RS Ibnu Sina untuk menjalani perawatan akibat luka tusuk yang dialaminya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
