Terkini, Makassar – Pihak pasangan calon wali kota dan wakil walikota Makassar, Andi Seto Asapa-Rezki Mulfiati Lutfi (SEHATI) merespon hasil survei yang dirilis oleh beberapa lembaga survei.
Juru bicara SEHATI, Mustagfir Sabry menanggapi bahwa pihaknya sangat mengapresiasi semua lembaga survei yang telah merilis hasil temuannya terkait elektabilitas kandidat di Pilwalkot Makassar 2024.
Meskipun sejumlah lembaga survei yang telah merilis hasil risetnya, menempatkan pasangan SEHATI berada di posisi kedua.
“Bagi Tim SEHATI, hasil survei adalah produk ilmiah yang dijalankan secara profesional,” kata Mustagfir Sabry, saat menggelar konferensi pers, di Hotel Aryaduta Kota Makassar, Senin 4 November 2024.
Moses sapaan akrab Mustagfir Sabry mengungkapkan, pihak Seto-Rezki juga memiliki kerjasama dengan salah satu lembaga survei nasional yang intens turun dua bulan sekali untuk memberikan gambaran terkait kondisi politik di jelang Pilwalkot yang akan berlangsung pada 27 November 2024.
- Perambahan Hutan di Kawasan PPKH, Gakkum Imbau Laporkan untuk Diproses Hukum
- Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal di Makassar, Libatkan 2.800 Pendonor Secara Nasional
- Kisah Bupati Lutim: Menunda Kuliah, Jadi Sopir, Lalu Raih Cumlaude
- Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
Moses menyebut ada perbedaan antara hasil survei internal SEHATI dengan hasil survei yang baru-baru dirilis.
“Survei lembaga survei yang kerap digunakan oleh SEHATI, jaraknya tidak terlalu jauh, tentu ini berbeda dengan hasil survei yang kemarin rilis,” ungkapnya.
Meski demikian, pihak SEHATI mengapresiasi hasil survei yang telah dirilis. “Bagi kami hasil survei itu menjadi referensi untuk mengetahui kondisi politik di Makassar,” paparnya.
Sementara itu, Ketua dewan Pakar SEHATI, Maqbul Halim menambahkan, meskipun pihaknya bekerjasama dengan lwmbaga survei nasional, namun pihak Paslon Seto-Rezki tidak ingin mempublikasikan hasil surveinya, seperti yang dilakukan oleh lembaga survei lainnya.
“Tim SEHATI tidak akan pernah merilis hasil surveinya, kecuali jelang hari pencoblosan, tetapi kami juga masih menunggu arahan dari petinggi Tim Sehati,” ujar Maqbul.
Alasan pihak Sehati tidak ingin merilis hasil survei, karena hal itu menjadi konsumsi internal mereka.
“Karena hasil survei yang kami miliki adalah bagian dari strategi kami,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
