Terkini.id – Masker telah menjadi kebutuhan utama warga Indonesia saat ini. Pasalnya, Indonesia masih berperang dengan wabah Covid-19.
Memakai masker juga dianggap sebagai cara efektif untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19.
Oleh karena itu, semua orang yang beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk mengenakannya.
Mengenakan masker setiap hari membuat beberapa orang tidak nyaman, tapi tidak usah khawatir terkhusus untuk Anda yang berhijab.
Mengenakan masker bagi mereka yang berhijab menjadi tantangan tersendiri. Karena salah-salah bisa merusak bentuk hijab.
- Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Dikabarkan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG
- Marak Geng Motor, Ketua Umum Matadoor Desak Polrestabes Makassar Bertindak Tegas
- Ditjenpas Bentuk Tim Investigasi Usai Ombudsman Temukan Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- Bupati Jeneponto Lantik Anggota BPD Masa Bakti 2026-2034
- Komitmen Tak Intervensi Proses Hukum Bupati Gowa, Sikap Fadil Imran dan Keluarga Patut Diapresiasi
Selain itu, bentuk masker tertentu juga terkadang tidak cocok untuk pengguna hijab.
Lalu bagaimana tipsnya agar mudah menggunakan masker saat pakai hijab?
Desainer busana muslimah Dini Fitriyah menyarankan untuk tidak menggunakan masker pengait di telinga.
Ini sangat merepotkan bagi yang menggunakan hijab square atau segiempat.
“Sedangkan kalau dicantolin ke telinga, akan merusak hijab apalagi yang pakai square, ribet lah intinya,” ujar Dini Fitriyah saat dihubungi suara.com jaringan terkini.id.
Di sisi lain, berdasarkan aturan penggunaan masker maksimal 4 jam. Maka solusi terbaik memakai masker bagi pengguna hijab dikaitkan di atas kepala, agar mudah dilepaskan.
“Mendingan keluar (gunakan tali masker) karena masker tidak boleh menutup hidung dan mulut lebih dari 4 jam, setelahnya harus dibuka,” jelasnya.
Dini bercerita, pertimbangan penggunaan masker maksimal 4 jam itu membuatnya melakukan riset sebelum memproduksi masker.
Ia akan mencuci, menjemur, dan mencoba menggunakan selama 4 jam untuk melihat kenyamanannya.
“Karena sebelum diproduksi dicoba dulu selama 4 jam dipakai engap nggak, kalau engap ya nggak jadi produksi,” jelasnya.
CEO brand Mouza itu juga menjelaskan apabila masker yang dimiliki model pengait telinga, tapi karena sudah banyak alat pengait yang bisa menyatukan kedua lubang telinga kanan kiri ke atas kepala, maka alat itu bisa jadi solusi.
“Kalaupun masker telinga sekarang, ada masker yang menghubungkan antara dari telinga kiri ke telinga kanan, masker hijab udah banyak,” tutup Dini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
