Tolak Jenazah Corona Dimakamkan Sesuai Protap, Ratusan Massa Serbu RS

Tolak jenazah pasien corona dimakamkan sesuai protap, ratusan massa 'serbu' RS Mataram. (Foto: instagram fakta.indo)

Terkini.id, Mataram – Sebuah video yang memperlihatkan ratusan massa ‘menyerbu’ sebuah rumah sakit (RS) lantaran menolak jenazah seorang pasien positif corona dimakamkan sesuai protap, viral di media sosial.

Dilihat dari video yang beredar, Selasa, 7 Juli 2020, tampak massa yang merupakan kerabat dan keluarga dari pasien meninggal itu hendak menjemput paksa jenazah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa dalam video viral tersebut terjadi di Kota Mataram pada Senin, 6 Juli 2020 malam.

Dalam narasi unggahan video itu disebutkan bahwa pihak keluarga menolak jenazah pasien tersebut dimakamkan dengan prosedur Covid-19.

Video itu sendiri viral usai diunggah oleh akun Instagram fakta.indo.

Menarik untuk Anda:

“Ratusan massa jemput paksa jenazah positif corona, geruduk rumah sakit di Mataram,” tulis fakta.indo.

Berdasarkan informasi dalam unggahan video, diketahui bahwa jenazah itu berjenis kelamin perempuan dengan inisial M (55), warga Mekar Gunung Sari.⁠

Sebelumnya, pihak rumah sakit dan keluarga telah bernegosiasi soal pemakaman pasien dengan standar corona.

Pihak keluarga juga disebutkan mencoba meminta camat dan kepolisian untuk mendampingi penjemputan pasien itu.

Namun, upaya tersebut gagal hingga akhirnya pihak keluarga jenazah bersikeras menolak protap pemakaman Covid-19.

Dalam video yang beredar juga terlihat sejumlah aparat kepolisian tak berdaya menghalangi ratusan massa itu masuk ke gedung RS lantaran kalah jumlah.

Hingga berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari pihak RS maupun aparat kepolisian setempat terkait video viral tersebut.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Polda Sulsel Soal Isu Kedatangan Habib Rizieq ke Makassar: Kita Tindaki Jika Ada Kerumunan

Edhy Prabowo Ditangkap, Bukti KPK Tetap Bekerja dan Presiden Mendukung Pemberantasan Korupsi

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar