Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan pemakaman khusus jenazah Covid-19 yang berlokasi di TPU Sudiang.
Hal itu merespons penolakan beberapa warga yang menolak pemakaman jenazah yang terpapar corona.
“Tempatnya agak jauh memang dari pemukiman,” kata Penjabat Wali Kota Makassar, M Iqbal Samad Suhaeb di Balai Mutiara, Jalan Nikkel, Kamis, 2 April 2020.
Iqbal mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat hukum, kecamatan, 3 pimpinan kecamatan yang terdiri atas, Camat, Komandan Rayon Militer, dan Kepala Kepolisian Sektor (tripica), Babinsa, Babinkamtibmas, serta toko agama.
Ia mengatakan, bila ada yang meninggal lantaran terpapar Covid-19 maka akan dibawa kesana.
- Ahli Epidemiologi Imbau Masyakarat Lengkapi Vaksin dan Terus Lakukan Protokol Kesehatan
- Update Covid-19 Kamis 23 Juni, Tambah 1.907 Kasus Baru
- Kasus Penipuan Bansos Corona, Inilah Fakta Menarik Mitsuhiro Taniguchi
- Corona RI per 21 Januari Naik Jadi 2.604 Kasus
- Hewan Bisa Tertular Covid-19? Bisa! Di Illinois AS, Macan Tutul Bahkan Mati Karena Tertular
“Ya, kami satukan di Sudiang itu. Satu kompleks semua itu,” ungkapnya.
Iqbal memastikan semua jenazah yang terjangkit Corona bakal dipetikan untuk menghindari kebocoran. Hal itu merujuk pada standar WHO.
“Jadi memang standarnya itu harus dibungkus, dimasukkan dalam peti, dengan dilem. Biar pastikan tidak ada yang bocor,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
