Toraja Youth Camp 2019, Ajang Edukasi Agen Toleransi Nasional

Toraja Youth Camp
Toraja Youth Camp 2019, Ajang Edukasi Agen Toleransi Nasional

Terkini.id, Makassar – Guna menebarkan isu dan semangat toleransi serta perdamaian di tengah keberagaman ras, agama, dan antar golongan. Komunitas Kawan Bangsa menggelar Kegiatan Toraja Youth Camp dan Deklarasi Agen Toleransi Nasional.

Toraja Youth Camp sendiri adalah kegiatan yang melibatkan pemuda se-Indonesia untuk turut berkolaborasi dan melakukan aksi nyata untuk menebarkan virus toleransi antar manusia.

Hal itu diungkapkan oleh Alfandy Wahyudi selaku Project Leader kegiatan ini. Ia mengatakan isu toleransi menjadi sangat vital, sebab hal ini dapat menyebabkan perpecahan bangsa.

“Setelah kegiatan TYC 2019 selesai, peserta diharapkan menjadi penebar isu toleransi di daerahnya dan dapat mengembangkan projek toleransi yang dibawa oleh delegasi dalam TYC 2019,” ungkap mahasiswa Pendidikan Teknik Elektronika UNM ini, Kamis 21 Maret 2019.

Upacara adat kematian Rambu Solo’

Toraja Youth Camp
Toraja Youth Camp 2019

Lebih lanjut Alfandy mengatakan, TYC 2019 kali ini terasa begitu spesial, sebab pada kegiatan ini peserta diagendakan menyaksikan upacara adat kematian Rambu Solo’ di Toraja.

“Program TYC tahun ini sedikit berbeda dari kegiatan TYC 2018 kemarin, yakni pada kegiatan kali ini salah satu agendanya yaitu berkunjung ke Acara Rambu Solo,” kata mahasiswa angkatan 2017 ini.

Lanjut Alfandy, dari kegiatan ini pihaknya berharap peserta dapat menerapkan dan menyebarkan nilai-nilai toleransi, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini peserta akan mendapatkan nilai-nilai toleransi yang ada di antara keberagaman, serta dapat berinteraksi dengan warga masyarakat yang ada di Toraja,” pungkas pria asal Mamasa ini.

Sekadar informasi, Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui link http://bit.ly/PendaftaranTYC2019.

Komentar
Terkini
Komunitas

Jelang Muswil, LDII Sulsel Temui Gubernur NA

Terkini.id,Makassar – Musyawarah Wilayah (Muswil) menjadi pemegang kekuasaan tertinggi di tingkat provinsi. Di Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sulawesi Selatan, Muswil diselenggarakan dalam