Terkini, Makassar – PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali menegaskan komitmen dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran pupuk bersubsidi melalui kegiatan Media Gathering Regional 4 yang diselenggarakan di Makassar pada Rabu 22 April 2026.
Menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan pemahaman yang komprehensif kepada publik terkait tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi yang merupakan penugasan dari pemerintah kepada Pupuk Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Regional CEO 4, Wisnu Ramadhani menyampaikan perkembangan terkini terkait kebijakan dan implementasi penyaluran pupuk bersubsidi, termasuk penerapan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 yang menyederhanakan tata kelola distribusi pupuk bersubsidi menjadi lebih terintegrasi dan efisien yang disempurnakan pada Peraturan Presiden Nomor 113 tahun 2025.
Dari sisi kinerja penyaluran, hingga 20 April 2026, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Regional 4 telah mencapai sekitar 0,35 juta ton atau 21 persen dari total alokasi sebesar 1,69 juta ton.
Capaian ini menunjukkan bahwa distribusi pupuk bersubsidi di wilayah Regional 4 berjalan dengan baik dan terus berprogres sesuai target yang ditetapkan.
- Bupati Sidrap Lepas Kontingen HUT Satpol PP, Tekankan Karakter yang Disegani dan Disenangi
- Kepala SPPG Akhirnya Angkat Bicara, Benarkan Menunya Ikan, Namun Bungkam Terkait Diduga Busuk
- Diduga Ikan Busuk, Puluhan Siswa SDN 7 Rumbia Keracunan, Kepala SPPG Bungkam
- Siswa SDN 7 Rumbia Dilarikan ke Puskesmas Usai Makan Menu MBG, Diduga Ikan Busuk
- Mendobrak Stigma, PT Vale Sukses Transformasi Kesetaraan Gender di Lingkungan Perusahaan dengan Optimal
Secara nasional, pada periode yang sama, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi tercatat mencapai 2,85 juta ton atau sekitar 29% dari total alokasi nasional sebesar 9,85 juta ton, yang semakin memperkuat peran Pupuk Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Capaian ini menunjukkan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Regional 4 berjalan dengan baik dan terus mengalami peningkatan, seiring dengan penguatan sistem distribusi serta dukungan digitalisasi dalam proses penebusan pupuk oleh petani.
Selain itu, Pupuk Indonesia juga memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi di wilayah Regional 4 dalam kondisi aman, dengan ketahanan stok yang mampu memenuhi kebutuhan petani untuk 4 hingga 5 minggu ke depan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi, khususnya pada periode musim tanam.
Wisnu memandang pentingnya peran media dalam mengawal swasembada pangan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat sinergi dan komunikasi dengan rekan-rekan media sebagai mitra strategis perusahaan. Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat serta mendukung kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi,” ujarnya.
Kegiatan Media Gathering dikemas secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, serta tanya jawab yang memungkinkan rekan media untuk memperoleh pemahaman yang lebih terpadu serta klarifikasi langsung atas berbagai isu yang berkembang di lapangan.
Media menyambut positif kegiatan ini sebagai bentuk keterbukaan informasi dari Pupuk Indonesia. Diharapkan, melalui kegiatan ini, hubungan yang harmonis antara Pupuk Indonesia dan media dapat terus terjalin, sekaligus mendukung penyebaran informasi yang kredibel kepada masyarakat luas.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
