Cuit Elon Musk: Beli Coca-Cola, Tambahkan Kokain Kembali

Cuit Elon Musk: Beli Coca-Cola, Tambahkan Kokain Kembali

R
Ades
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Akuisisi Twitter oleh Elon Musk senilai US$44 miliar atau sekitar Rp633 triliun nampaknya telah memicu banyak perdebatan mengenai masa depan platform tersebut.

Pasalnya bahkan pemerintah Amerika Serikat ikut nimbrung dengan mengungkapkan “kekhawatiran tentang kekuatan yang dimiliki oleh outlet media sosial besar”.

Kontroversi Twitter terbaru Elon Musk setelah dirinya membeli perusahaan media sosial tersebut sempat membuat gempar.

Pada tanggal 27 April 2022 lalu, Musk dengan bercanda memposting rencananya untuk membeli Coca-Cola sehingga Musk dapat menambahkan kembali kokain ke formula minuman bersoda paling terkenal di seluruh dunia itu.

Next I’m buying Coca-Cola to put the cocaine back in,” cuitnya.

Baca Juga

Melansir dari BBC News, minuman yang ditemukan pada tahun 1885 oleh apoteker AS John Pemberton itu aslinya memang mengandung ekstrak daun koka.

Waktu itu kokain legal dan menurut Institut Nasional Penyalahgunaan Narkoba Amerika Serikat kokain merupakan bahan yang umum dalam obat-obatan, 

Bagaimanapun, kokain kemudian tidak lagi digunakan dalam minuman tersebut sejak 1929.

@CocaCola Oh hi lol,” tulis Musk Kamis, 28 April meng-quote postingannya yang sebelumnya. “‘Real magic is only a sip away.’ (Actual slogan of Coca-Cola!!)“, imbuhnya.

Apabila diterjemahkan, tweet Musk tersebut mengartikan bahwa ‘sihir sejati hanya berjarak satu teguk’. Kalimat tersebut rupanya slogan coca-cola yang sebenarnya.

Lebih dari 89,3 juta pengikut Musk diantaranya ada yang bereaksi positif terhadap postingan tersebut, yang lain mengkritik apa yang mereka lihat sebagai promosi untuk narkoba.

Ini bukan pertama kalinya pengusaha itu membuat kontroversi karena narkoba. Dirinya menjadi viral karena merokok ganja dalam sebuah wawancara dengan pembawa acara podcast Joe Rogan pada tahun 2018.

Pasangan itu sedang syuting di California pada saat itu, tempat narkoba itu legal namun para kritikus berpendapat itu bukan tampilan yang bagus.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.