Unhas Bantah Dituding Klaster Baru Penularan Corona di Makassar

Unhas Bantah Dituding Klaster Baru Penularan Corona di Makassar

K
EP
Kamsah
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Humas Universitas Hasanuddin (Unhas) Ishaq Rahman membatah jika kampus Unhas menjadi klaster baru penularan Covid-19 di Makassar.

“Klaster itu kalau ada beberapa orang positif yang saling menyebarkan satu sama lain. Misalnya ada satu orang di sini terus dia menyebarkan ke temannya dan temannya menyebarkan ke yang lain juga,”jelas Ishaq kepada terkini.id, Jumat, 19 Juni 2020.

Hal itu ia sampaikan untuk merespons sejumlah tudingan yang menyebut Unhas menjadi klaster baru penularan virus Covid-19.

Ishaq mengatakan pihak kampus telah melakukan rapid test terhadap 1870 pegawai yang berlangsung selama dua hari. Hasilnya, 17 orang dinyatakan reaktif.

“Kalau di Unhas ini mereka semua dapat dari luar, dari tempat tinggal masing-masing. Kebutulan semuanya pegawai Unhas, tapi pada dasarnya dari hasil pelacakan (tracing) mereka mendapatkanya dari luar. Nah, dari 17 itu baru reaktif belum tentu positif,” ungkapnya.

Baca Juga

Dari 17 pegawai yang reaktif tersebut, menurut Ishaq mereka berasal dari unit yang berbeda-beda. Seperti dari arsip ada satu orang dan yang lain dari unit yang lain lagi.

“Sehingga tidak bisa dikatakan klaster. Klaster itu kalau di satu unit semua positif misalnya. Sementara mereka belum tentu positif karena belum melakukan Swab,” ungkapnya.

Ia mengatakan, saat ini, pihaknya telah mempersiapkan 17 pegawai tersebut untuk melakukan Swab.

“Kita akan Swab secepatnya,” paparnya.

Bagi pegawai Unhas yang belum melakukan rapid test, ia mengatakan dalam waktu dekat akan ada lagi tes massal tahap kedua.

Pasalnya, pelayanan administrasi tetap berjalan di Unhas. Hanya saja, kata dia, aktifitas kuliah masih berlangsung secara online.

“Nanti Agustus baru mulai kuliah dan kemungkinan besar akan online,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.