Update Subang! Sketsa Terduga Pelaku Pembunuhan Akhirnya Dirilis, Siapa Menurutmu?

Update Subang! Sketsa Terduga Pelaku Pembunuhan Akhirnya Dirilis, Siapa Menurutmu?

FR
R
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kabar yang ditunggu-tunggu terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang akhirnya benar-benar menemukan titik terang.

Hal itu lantaran kini sketsa terduga pelaku pembunuhan keji tersebut telah dirilis ke publik.

Hal itu menyusul pernyataan Kapolda Jabar Irjen Suntana yang mengatakan bahwa kasus pembunuh ibu dan anak di Subang akan terungkap Januari 2021 mendatang.

Kini Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Yani Sudarto, mengaku sudah membuat sketsa terduga pelaku pembunuh ibu dan anak di Subang.

Menurut Yani Mapolda Jabar, pihaknya sudah melakukan langkah memeriksa saksi potensial dengan mendapatkan sketsa wajah dari terduga dalam kasus tersebut.

Baca Juga

“Sketsa wajah ini hasil dari tim Inafis Bareskrim,” ujar Yani kepada wartawan, dikutip terkini.id pada Rabu, 29 Desember 2021.

Selain sketsa, ungkap Yani, pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak lima kali dan outopsi dua kali terkait kasus pembunuh ibu dan anak di Subang ini.

Yang mengejutkan, jika selama ini publik tahunya ada 55 saksi yang telah diperiksa terkait pembunuh ibu dan anak di Subang, ternyata kata Yani, saksi-saksi yang telah diperiksa totalnya da 69 saksi.

Melansir Pikiranrakyat, sebanyak 15 orang di antaranya merupakan saksi dari keluarga, 11 saksi yang saat itu melintas, dan 32 saksi untuk menetukan alibi.

“Sedangkan 11 saksi lainnya tidak berhubungan dengan perisristiwa, tapi diambil keterangannya.”

Keberadaan CCTV yang dianggap ada kolerasinya dengan aksi  kasus pembunuh ibu dan anak di Subang, kata Yani, juga tak luput dari pemeriksaan.

Menurut Yani, analisa CCTV dilakukan terhadap  40-50 titik yang diambil sepanjang 50 kilo meter  dari lokasi kejadian.

Lantas, mengapa kasus Subang lama terungkap? Yani menjelaskan hal itu karena kasus ini tingkat kesulitannya sangat tinggi, penyidik pun sulit mendapatkan dua alat bukti penting yang diperlukan.

“Kenapa kasus ini tingkat kesulitannya sangat tinggi, karena sampai saat ini penyidik belum dapat memastikan dua alat bukti,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.