Usai ‘Agus Presiden Sosmed’ Trending, Kini Giliran ‘Demokrat Terpecah Belah’, Berikut 10 Foto Sindiran Netizen

Terkini.id, Jakarta – Awal Maret tampaknya seperti mimpi buruk bagi Partai Demokrat. Bulan berlalu, tetapi kondisi partai justru semakin dinilai banyak masyarakat berada di ambang kehancuran.

Usai tagar “Agus Presiden Sosmed” menjadi trending di media sosial Twitter pada hari Minggu, 28 Februari 2021 kemarin, kali ini tagar sindiran lain kembali menduduki salah satu tangga trending topic. 

Tagar tersebut adalah “Demokrat Terpecah Belah”. Netizen ramai memperbincangkan perihal Partai Demokrat yang dianggap semakin ke sini semakin tidak solid.

Baca Juga: PDIP-Demokrat Berbalas Sindir, Pengamat Politik The Habibie Center: Ini Bermanfaat...

Berbanding terbalik dengan klaim Partai Biru tersebut yang menyatakan bahwa keadaan partai mereka baik-baik saja dan justru semakin solid.

Terlebih dengan adanya dugaan bahwa Partai Demokrat bahkan menyewa akun-akun asing untuk memviralkan tagar “Demokrat Semakin Solid” disertai kalimat pamungkas “AHY Tegas” di setiap cuitan pada hari Minggu kemarin.

Baca Juga: Ferdinand: Kasihan Pak SBY masih Diseret-seret Terus Seperti Ini hingga...

Hal itu semakin membuat netizen geram sehingga membalas “dendam” dengan justru memviralkan tagar lain yang berbanding terbalik.

Penasaran? Berikut kumpulan 10 foto sindiran yang diunggah netizen Twitter lengkap dengan tagar Demokrat Terpecah Belah”:

1. SBY Sendiri yang Bikin Gaduh di Dalam Partainya

Twitter @satu_hati.

2. Lurah Cikeas Cemas

Twitter @satu_hati.

3. Spotlight AHY

Twitter @satu_hati.

4. Gara-Gara Pak Lurah Pengin Bikin Kerajaan

Twitter @KristiNunung.

5. Izinkan Saya Menjadi Presiden di Media Sosial Biar Papa Saya Bangga

Twitter @bucinonmode.

6. Pak Lurah Salah Berharap

Twitter @bucinonmode.

7. Lurah Yudhoyono Tidak Bisa Komit

Twitter @744diana.

8. Settingan

Twitter @satu_hati.

9. Buzzer Demokrat, Ayo Semangat!

Twitter @cebonghappy.

10. Lempar Partai, Sembunyi … Eh, Ketahuan

Twitter @cebonghappy.
Bagikan