Terkini.id, Jakarta-Manusia hanya bisa berikhtiar, namun segala sesuatu hanya Allah jua yang menentukan. Kalimat bernada verbal ini patut di sematkan bagi Ilmuwan muda asal Sumatera Utara, penemu obat kulit untuk manusia dan hewan luar/dalam, Muhammad Ja’far Hasibuan.
Pasalnya, mimpi Ja’far ingin bertemu Prof. Dr. BJ. Habibie pada tanggal 17 Agustus lalu tak tersampaikan, karena mantan Presiden RI itu harus menjalani sejumlah perawatan di Rumah Sakit.
Hingga akhir hayatnya, Ja’far masih mengenang cerita itu. Namun skenario Allah ternyata lebih indah dari sekedar yang ia bayangkan. Pasalnya, hari ini, Selasa 1 Oktober 2019 Ja’far dipertemukan dengan Dr. Ilham Habibie, putra Prof Dr BJ Habibie di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
“Alhamdulillah, silahturahmi, tukar pikiran dan saling berbagi ilmu kekinian dengan ilmuwan hebat seperti Bapak Dr. Ilham Habibie terkabul hari ini. Saya senang, bangga, sekaligus mengobati kerinduan saya terhadap almarhum Bapak BJ Habibie seperti terbayarkan,” kata Ja’far usai pertemuan yang hangat dengan Dr. Ilham Habibie, sore tadi.
Banyak hal yang dibicarakan Ja’far dengan Dr. Ilham Habibie sore ini. Namun Ja’far tak menguraikan semua. Menurutnya, pertemuan berjalan sangat hangat dan smart. Bahkan karena saking hangatnya, Dr. Ilham Habibie sempat menangis dalam pertemuan itu.
- Momentum Kartini, Indibiz KTI Dorong Kepemimpinan Perempuan UMKM di Era Digital
- PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid pada Triwulan I 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan
- Menghidupkan Semangat Kartini, PLN UID Sulselrabar Ajak Berbagi Lewat Donor Darah
- Berkat Program TJSL PLN, Produk UMKM Rumah BUMN Selayar Tembus Pasar Modern
- PLN Hadirkan Listrik untuk Petani Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
“Ya kita masih bicara seputar pengalaman bagaimana riset keilmuan tentang obat. Tentunya, kita membahas bagaimana produk obat ini bisa maju ke depan. Utamanya bisa memberi banyak manfaat bagi sesama, insha Allah,” terang Ja’far yang kini makin sibuk pasca menjadi Host dalam acara “Hitam Putih”, pada Senin 23 September 2019 lalu.
Sebelumnya, Muhammad Ja’far Hasibuan (27) Juara Dunia di Shanghai China yang berhasil memenangkan kompetisi para ilmuwan di China Shanghai International Exhibition of Inventions (CSITF).
Berkat jasa dan hasil penemuannya, Ja’far menerima penghormatan sebagai Santri Enterprenership tahun 2019.
Meski demikian, Ketua ICMI Orsat di pelosok Sumatera Utara ini terus belajar dan menggali tentang obat dan farmasi. Menurutnya, proses pembelajaran itu juga bisa didapat dari para seniornya.
Dirinya datang kepada Dr. Ilham Akbar Habibie, Waketum ICMI karena ingin mendapatkan masukan serta bimbingan atas prestasinya ini. Alasan lainnya, imbuh Ja’far, agar temuannya tidak dipungut orang luar dan dimanfaatkan orang luar.
“Alhamdulillah, saya bisa bertemu dengan dr. Sri Astuti, seorang dokter spesialist kulit yang banyak memberi masukan dan bimbingan berharga selama ini,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
