Terkini, Makassar — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Indibiz Kawasan Timur Indonesia (KTI) menggelar kegiatan JOIN Insight yang berfokus pada pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era digital.
Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di Business Solution Space, Kantor Telkom Regional 5, Makassar, dan diikuti oleh 104 peserta dari berbagai komunitas dan pelaku usaha di wilayah Indonesia Timur.
Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Bisnis Berjaya: The Authentic Leader – Navigasi Strategis Perempuan dalam Skala Bisnis”, kegiatan ini menjadi wadah diskusi inspiratif guna meningkatkan kapasitas kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan usaha berbasis nilai dan inovasi.
Senior Account Manager Telkom Regional 5, Adinda Farida, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai penggerak utama dalam dunia usaha.
“Semoga dari hasil kegiatan ini ada feedback ke depannya, lebih berkembang lagi usaha-usaha UMKM yang luar biasa dan mungkin bertambah prospek dari luar,” ujarnya.
- PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid pada Triwulan I 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan
- Menghidupkan Semangat Kartini, PLN UID Sulselrabar Ajak Berbagi Lewat Donor Darah
- Berkat Program TJSL PLN, Produk UMKM Rumah BUMN Selayar Tembus Pasar Modern
- PLN Hadirkan Listrik untuk Petani Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
- Krisis Air di Wilayah Utara Kota, Komisi B DPRD Makassar Turun Langsung Cek Jaringan Pipa
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan solusi digital oleh Account Manager Witel Sulbagsel, Nuridha Tri Lestari, yang menjelaskan peran Indibiz by Telkom dalam mendukung efisiensi operasional, konektivitas, serta pengelolaan bisnis UMKM. Selain itu, turut diperkenalkan program afiliasi SoBiz by Indibiz sebagai peluang pengembangan usaha berbasis digital.
Pada sesi utama, Founder Insight Sinergi Talenta sekaligus inisiator Muslim Woman Space, Fauziah Zulfitri, memaparkan konsep authentic leadership sebagai fondasi kepemimpinan perempuan.
Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan autentik dibangun melalui tiga pilar utama, yakni kesadaran diri (self-awareness), kejelasan nilai (values clarity), dan konsistensi dalam tindakan.
Menurutnya, keberhasilan bisnis tidak terlepas dari nilai yang dipegang oleh pemilik usaha. Keautentikan diri menjadi kunci dalam menghadapi tantangan sekaligus membangun kepercayaan dan keberlanjutan bisnis.
Apresiasi terhadap kegiatan ini juga datang dari salah satu peserta, Vika Cahya Ramadhan, pelaku usaha Bae Project Makassar. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan wawasan yang aplikatif bagi perempuan pelaku usaha.
“Apabila kita mau bisnis kita maju dan berkembang, maka kita harus berdaya dari diri kita sendiri dulu, supaya kita bisa memberdayakan bisnis kita, tim kita, dan usaha kita,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Indibiz KTI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program kolaboratif dalam mendorong transformasi digital serta memperkuat peran perempuan dalam dunia usaha.
Ke depan, sinergi dengan berbagai komunitas akan terus diperluas guna menciptakan ekosistem UMKM yang adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
