Terkini.id, Jakarta – Berbagai desakan bagi pemerintah untuk menyelamatkan maskapai penerbangan plat merah Garuda Indonesia yang tengah pailit semakin kencang.
Desakan tersebut juga datang dari Politisi Fraksi Partai NasDem Fauzi Amro yang meminta pemerintah segera membentuk pansus untuk mengatasi masalah Garuda dengan utang sebesar Rp 70 triliyun.
“Dengan kondisi Garuda seperti ini, kita usulkan dibuat pansus untuk mengurai dan mengetahui masalah dari hulu dan hilir,” ujar Fauzi Amro mengutip Berita RMOL, Rabu 10 November 2021.
Anggota Komisi XI DPR RI ini juga mengusulkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir, langkah awal penyelamatan Garuda ialah memecat semua direksi dan komisaris Garuda Indonesia.
Sebab, Menurut Fauzi Amro, krisis yang dialami Garuda ini diakibatkan oleh moral hazard yang dilakukan manajemen garuda selama bertahun-tahun.
- Garuda Indonesia Gelar GOTF 2026, Tawarkan Tiket Terjangkau Lewat Platform Digital
- Garuda Indonesia Kembali Masuk Maskapai Terbaik Asia, Bukti Layanan Kelas Dunia
- Garuda Indonesia-BSI Gelar Umrah Travel Fair 2026 di Makassar, Tawarkan Program Pembiayaan Syariah
- Dream Aviation dan Garuda Indonesia Jalin Kerjasama Penerbangan Umrah Langsung Tanpa Transit dari Makassar
- Serentak di Tiga Kota, Saatnya Berburu Paket Perjalanan Umrah Terjangkau di GUTF 2025
“Seperti penggelembungan jumlah pesawat secara total terdapat 142 unit pesawat yang kebutuhan riilnya hanya mencapai 41 unit. Kemudian penggelembungan harga sewa dari 750.000 dolar AS menjadi 1,4 juta dolar AS per bulan,” jelasnya.
Lebih lanjut, legislator Partai Nasdem ini mengatakan bahwa seharusnya Direksi Garuda saat ini melakukan efesiensi atau pengetakan anggaran. Dengan pergantian direksi yang lebih berintegritas akan lebih memberikan jaminan penyelamatan Garuda Indonesia lebih baik.
“Garuda Indonesia saat ini terlilit utang mencapai Rp 70 triliun dan diperkirakan bertambah Rp 1 triliun setiap bulannya. Ini bukti mereka telah gagal dalam mengelola Garuda Indonesia,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
