Terkini.id, Gowa – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam melakukan penanganan Covid-19 di wilayahnya.
Seperti mendorong vaksinasi massal pada kelompok masyarakat dan pengetatan PPKM Mikro yang saat ini sementara berlangsung.
Hal itu diutarakan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menjadi Narasumber sebuah Podcast kondisi terkini penanganan Covid-19 dan Strategi Akselerasi Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Gowa” yang dilaksanakan Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan secara live melalui akun instagram Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu 10 Juli 2021 malam.
Adnan menyampaikan, saat ini kasus di Sulsel selama beberapa hari belakangan mengalami peningkatan yang cukup signifikan sehingga harus ada langkah percepatan dalam penanganan Covid-19.
“Berbicara mengenai penanganan Covid-19 di Gowa, kita telah melakukan berbagai cara mulai dari PSBB kemarin, gerakan sejuta masker, Perda wajib masker dan penerapan protokol kesehatan serta sekarang melakukan vaksinasi massal dan ikut melakukan pengetatan PPKM,” katanya.
- Halalbihalal DMI Gowa, Bupati Husniah Talenrang Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
- Bupati Husniah: Media Berperan Besar Dorong Kemajuan Kabupaten Gowa
- Bupati Husniah Talenrang Sidak Pasar, Harga Sembako di Gowa Jelang Lebaran 2026 Dipastikan Stabil
- Pemkab Gowa dan BSI Launching Program Gowa Berhaji, Dorong UMKM dan Perencanaan Ibadah Haji
- 716 Tenaga Outsourcing di Gowa Terima Paket Lebaran, Bukti Kepedulian di Tengah Ramadan
Khusus pada upaya memperketat PPKM Mikro ini dilakukan karena Kota Makassar melakukan PPKM Mikro dengan sangat ketat sehingga pihaknya merasa perlu menyesuaikan.
“Kita tidak ingin tumpahan warga Kota Makassar datang ke Kabupaten Gowa, sehingga menimbulkan resiko yang cukup tinggi,” jelasnya.
Pengetatan PPKM Mikro yang dilakukan di Kabupaten Gowa mulai berlaku di tanggal 10-20 Juli, namun sebelumnya Pemkab Gowa telah turun melakukan razia sosialisasi di tempat umum, rumah makan, rumah ibadan dan lainnya sebelum pemberlakuan.
“Kami telah membagi tim dengan Forkopimda dan turun langsung melakukan patroli sosialisasi, dan ternyata memang banyak masyarakat Makassar yang datang ke Gowa karena alasannya kegiatan sudah tutup jam 5 sore maka memilih menyeberang ke Gowa,” jelasnya.
Dikatakan Adnan, Gowa merupakan daerah penyangga Kota Makassar dan 45 persen masyarakat Gowa beraktifitas di Makassar, yang mengakibatkan interaksi satu dengan lainnya sulit terbendung sehingga menurutnya dari berbagai penanganan yang dilakukan cara yang paling tepat saat ini yakni pendisiplinan masyarakat dan vaksinasi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
