Viral! Pesan Berantai Sebut Gus Yaqut Kelompok Kristen Radikal, Benarkah?

Viral! Pesan Berantai Sebut Gus Yaqut Kelompok Kristen Radikal, Benarkah?

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Sebuah pesan berantai yang menyebut Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Yaqut berasal dari kelompok Kristen radikal, beredar di sejumlah grup aplikasi perpesanan WhatsApp dan media sosial.

Foto tangkapan layar esan berantai tersebut ikut dibagikan salah seorang pengguna Facebook Dewi Tanjung Biru, seperti dilihat pada Rabu 5 Mei 2021.

Dalam narasi pesan berantai itu tertulis, Gus Yaqut berasal dari kelompok Kristen radikal yang berlindung di balik Gereja Katedral Jakarta.

“Siapa Yaqut Cholil, Mereka dari kelompok Kristen radikal yang berlindung di balik Gereja katedral Jakarta, Pion dari zionis AS (1996),” demikian narasi pesan berantai itu.

Gus Yaqut bahkan disebut berpura-pura menjadi mualaf agar bisa diterima di kalangan Nahdlatul Ulama (NU) Jatim.

Baca Juga

Bahkan, pesan berantai itu mengklaim Gus Yaqut menyusup ke kader PDIP dan Banser Ansor yang dikendalikan oleh taipan, James Riady dan Hendra Priyono.

“Berpura pura menjadi Mualaf, Dengan berkedok Mualaf untuk bisa diterima di kalangan NU Jatim menyusup ke kader PDIP jadi kader koloni dgn Banser Ansor yang disetel oleh taipan James Riady dan Hendra Priyono,” tulisnya.

Selain itu, Gus Yaqut juga dituding mendukung salah satu tokoh Ahmadiyah pada 2004. Ia pun disebut mendapat suplai dana dari para taipan lewat Gereja Katedral, PDIP, dan Ansor Banser.

“Ingat Ahmadiyah dulu Yaqut Cholil salah satu tokoh pendukung Ahmadiyah 2004, Akrab dengan PBNU dan dipersiapkan untukjadi ketua umum Ansor 2014 yang lalu, Suport dana dari taipan via Gereja katedral dan PDIP serta Ansor Banser, Banser Ansor kader kadernya hampir 80% kader Neo Komunis yunior ex anak tapal kader PKI sekarang Menag,” tuturnya.

Tak hanya itu, Gus Yaqut dalam isi pesan berantai tersebut juga dituding akan melegalkan Undang-Undang LGBT.

“Dia dipersiapkan sejak 2017 yang lalu bakalan buat heboh melegalkan UU LGBI kaum lesbian, gay dll,” ungkapnya.

Di akhir narasi pesan berantai tersebut, Gus Yaqut juga disebutkan masih satu misi dengan Islam liberal yang menyusup ke NU.

“Yaqut Cholil masih satu misi dengan gembong Islam liberal yang menyusup ke NU bahkan Abdul moqsith Ghozali yang masuk melalui referensi KH Ma’aruf Amin,” tulisnya lagi.

Namun, berdasarkan hasil penelurusan situs Turnbackhoax.id, informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

Melansir dari Tirto.ID, Menteri Agama Gus Yaqut tumbuh di lingkungan religius yakni di Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah.

Ia dibimbing dan dibina langsung ayahandanya yang merupakan ulama terkemuka asal Rembang, KH Cholil Bisri, kakak KH Ahmad Mustofa Bisri, keluarga pendiri Nahdhatul Ulama (NU).

Aktivitas keagamaan di tengah masyarakat juga sudah lama digelutinya. Dilansir dari laman resmi Nu.or.id, Yaqut Cholil merupakan pendiri dari organisasi Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Depok.

Selain itu, Menag Yaqut Cholil Qoumas atau biasa disapa Gus Yaqut juga pernah mengabdikan dirinya sebagai Ketua Umum PP GP Ansor periode 2015-2020 yang secara resmi dilantik pada Kongres XV di Pondok Pesantren Pandanaran, Yogyakarta.

Dengan demikian klaim yang menyatakan Menag Yaqut Cholil berasal dari kelompok kristen radikal dan mualaf merupakan hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.