Viral Video Presiden Jokowi di Tengah Kerumunan, Kubu Habib Rizieq: Pasti Tidak Bakal Ditindak

Viral Video Presiden Jokowi di Tengah Kerumunan, Kubu Habib Rizieq: Pasti Tidak Bakal Ditindak

FR
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini video Presiden Joko Widodo yang berada di tengah kerumunan sembari melambaikan tangan menjadi viral.

Seperti yang diketahui, belakangan pengguna media sosial memang tengah dihebohkan dengan sebuah video yang menampilkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi berada di tengah kerumunan saat berkunjung ke NTT. 

Dalam video yang beredar, orang nomor wahid di Indonesia itu tampak melambaikan tangan kepada ratusan warga yang ada di sekitarnya tanpa menerapkan protokol kesehatan berupa penjagaan jarak. 

Hal tersebut lantas membuat kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, yaitu Aziz Yanuar, meyakini bahwa pastinya Presiden Jokowi tidak bakal ditindak.

Ia beranggapan bahwa aparat kepolisian tentunya tidak akan berani menindak lebih lanjut terkait viralnya video Presiden Jokowi di tengah kerumunan itu, meski kondisi sekarang masih dalam situasi genting lantaran pandemi Covid-19. 

Baca Juga

“Enggak bakalan (polisi menindak Presiden Jokowi), hehehe,” ujar Aziz seperti yang dilansir dari JPNN pada hari Selasa, 23 Februari 2021 malam kemarin. 

Aziz Yanuar lantas membandingkan aksi Presiden Jokowi di tengah kerumunan itu dengan kejadian kerumunan yang disebabkan oleh Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dengan adanya kejadian ini, maka semakin jelas pulalah bahwa penindakan yang dilakukan kepada Habib Rizieq ialah karena faktor tidak suka.

“Makin terang-benderang kalau Habib Rizieq Shihab masalahnya adalah politik, bukan hukum,” tegas Aziz.

Kendati demikian, pada Desember 2020 lalu, diketahui bahwa polisi telah menegaskan bahwa Habib Rizieq ditahan karena pasal penghasutan, bukan karena kasus kerumunan.

Melansir dari merdeka.com, polisi menyatakan bahwa pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab, dijerat Pasal 160 KUHP tentang penghasutan. 

Akibat dari ajakannya tersebut kemudian menimbulkan kerumunan di Petamburan yang mengabaikan protokol kesehatan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.