Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, belum lama ini mengaku bingung usai dirinya didatangi oleh Densus 88.
Seperti diketahui, selama ini Anwar Abbas memang dikenal sebagai salah satu tokoh yang sering melemparkan kritik-kritik pedas terhadap Pemerintah.
Dengan tegas Anwar mengatakan bahwasanya Pemerintah dan jajarannya memang tak boleh anti kritik.
“Seandainya kalau mereka dikritik orang, ya mereka jangan alergi-lah,” tutur Anwar Abbas, dikutip terkini.id dari kanal YouTube Realita TV via Galamedia pada Jumat, 19 November 2021.
Tak hanya Pemerintah yang menjadi sasaran kritikannya, Anwar Abbas juga kerap melemparkan kritikan pedas terhadap aparat kepolisian, khususnya Densus 88.
- Digugat Rp 1 Triliun, Anwar Abbas Justru Sedih Panji Gumilang Jadi Tersangka
- Panji Gumilang Gugat Anwar Abbas ke Pengadilan, Buntut Pernyataan Komunis
- Anwar Abbas: Pelaku Penembakan Kantor MUI Pusat Mengaku Nabi
- Menohok! Dedek Prayudi ke Anwar Abbas: Yang Kita Tidak Butuh Itu Pemuka Agama Bermental Politikus
- Soal Pernyataan Ma'ruf Amin, Anwar Abbas: MUI Harus Ingatkan Umat Memilih Capres Cawapres Terbaik
Bahkan beberapa waktu lalu, ia sempat mengkritik tajam tindakan Densus 88 yang menyita ratusan kotak amal di Lampung sebagai barang bukti yang diduga menjadi sumber pendanaan jaringan kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).
Anwar Abbas mengungkapkan pasca ia mengkritik penyitaan ratusan kotak amal di Lampung itu, Densus 88 langsung mendatanginya.
Ia mengungkap bahwa Densus 88 tidak mendatangi kediamannya, melainkan kantor MUI Pusat tempatnya bekerja.
“Beberapa waktu lalu ketika saya mengkritik Densus 88, itu Densus 88 mendatangi saya, datang ke kantor saya.”
Anwar mengaku ditanyai oleh Densus 88 terkait kritikan-kritikan terhadap penyitaan ratusan kotak amal di Lampung tersebut sehingga terjadi dialog di antara mereka.
Ia mengungkapkan bahwa di satu sisi dirinya sangat kagum terhadap Densus 88, tetapi dalam hal tertentu Awar juga mengakui tidak setuju dengan satuan Polri pemberantas teroris tersebut.
“Nah, kemudian terjadi dialog, kemudian terjadi understanding, kan. Saya rasa itu dalam hal tertentu saya juga kagum terhadap Densus 88, tapi di lain sisi saya tidak setuju.”
Lebih lanjut, Anwar mengaku bingung dengan Densus 88. Sekilas terlihat beringas, tetapi saat berbicara dengannya ternyata baik dan sopan.
Anwar Abbas pun mempunyai pikiran lain tentang anggota Densus 88 yang datang ke kantornya itu, yang menurutnya bisa saja mereka bersikap santun di hadapannya saja.
“Mungkin kalau kita mendengar Densus 88, orangnya beringas, tapi yang datang ke saya orang-orangnya baik, sopan, dan kadang bingung juga saya. Apa hanya bagus di depan saya saja atau gimana, ya gak tahu saya,” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
