Masuk

Waduh! Nasi Bungkus Peserta Reuni 212 Diludahi Dulu Sebelum Dibagikan, Benarkah?

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Beredar kabar melalui unggahan video akun Twitter @bibi_lung1 mengenai nasi bungkus yang dibagikan kepada peserta aksi reuni 212

Dalam narasinya, akun tersebut menyebut bahwa nasi bungkus untuk peserta reuni 212 terlebih dahulu diludahi oleh korlap sebelum dibagikan.

Dalam video, nampak seorang pemuka agama dengan pakaian serba putih tengah mengaduk makanan dan meletekannya ke dalam wadah. 

Baca Juga: Prabowo Siap Jadi Capres 2024, Dokter Tifa: Musnahkan BuzzeRp dari Muka Bumi

Sementara disamping pemuka agama tersebut terdapat dua orang, seorang memegang wadah makanan dan lainnya terlihat agak membungkuk.

“Nasbung (Nasi bungkus, red) Buat Reuni Kadrun diludahin dulu sama korlap Modyar Kowe,” demikian narasi yang ditulis akun Twitter dilansir dari Voi.id, Selasa, 7 Desember. 

Namun, setelah ditelusuri turnbackhoax.id, ternyata peristiwa membagikan makanan tersebut terjadi di India, bukan Indonesia.

Baca Juga: Ruhut Sitompul: Kadrun Pada Sewot, Para Tersangka ATC Ditahan

Berdasarkan salah satu hasil pencarian dengan video yang identik, Alt News menyebutkan jika ulama itu meniup makanan, bukan meludah.  

“Ada sebagian masyarakat yang mengikuti ritual ini. Bahkan di daerah lain, beberapa jamaah meminta Dum (air yang ditiup setelah pembacaan ayat-ayat Alquran). Ini untuk Barkat (kemakmuran) dan kesejahteraan. Ini untuk memberikan Fatiha setelah makanan disiapkan,” tulis turnbackhoax.

Selain itu, video ritual meniup makanan yang dibagikan akun tersebut menggunakan narasi yang tidak sesuai fakta, dan menimbulkan kesimpulan yang salah sehingga keliru jika mengaitkan dengan hal-hal yang terjadi di Indonesia (Kadrun dan Reuni 212).

Maka berdasarkan hasil penelusuran tersebut, maka dapat dipastikan bahwa video tersebut merupakan informasi hoax karena video dan narasi yang tidak sesuai.

Baca Juga: Mahfud MD Tanggapi Cuitan M Said Didu Terkait Islamophobia

Adapun soal istilah Kadrun, The Jakarta Post menulis, “Kadrun adalah kependekan dari kadal gurun (kadal dabb), reptil yang mendiami bagian utara Afrika dan Timur Tengah. 

Menurut John P. Rafferty dalam bukunya Deserts and Steppes , kadal ini, ketika dipanggang, adalah makanan khas Badui. 

Kata Kadrun sendiri kini sering digunakan oleh pendukung garis keras Jokowi untuk menyebut mereka yang kritis terhadap Presiden dan mendukung Gubernur Jakarta Anies Baswedan.