Waduh! Seret Tokoh NU, Denny Siregar: Heran Kadrun ini, Gus Dur aja Bilang ‘Tuhan Tak Perlu Dibela’

Waduh! Seret Tokoh NU, Denny Siregar: Heran Kadrun ini, Gus Dur aja Bilang ‘Tuhan Tak Perlu Dibela’

R
Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Denny Siregar, angkat bicara menanggapi tudingan netizen terhadap Ferdinand Hutahaean soal cuitan ‘Allahmu Lemah dan Perlu Dibela’.

Menurut Denny, cuitan Ferdinand sama sekali tak mengandung unsur penistaan sebab Gus Dur pernah mengatakan hal yang serupa.

Ia justru mengaku heran, mengapa para kadrun menggeruduk eks kader demokrat tersebut.

“Heran kadrun ini. Twit bagus gini kok dibilang penistaan. Gus Dur aja bilang, “Tuhan tidak perlu dibela”,” tulis Denny Siregar dalam laman pribadi twitternya, Rabu 5 Januari 2022.

Waduh! Seret Tokoh NU, Denny Siregar: Heran Kadrun ini, Gus Dur aja Bilang ‘Tuhan Tak Perlu Dibela’

Lebih lanjut, ia pun mengaitkan kemarahan kelompok kadrun dengan ditangkapnya Habib Bahar bin Smith beberapa hari yang lalu.

Baca Juga

Denny lantas menyebut jika mendekam di penjara adalah keinginan pribadi pendakwah kontroversial itu.

“Salahnya dimana ? Lagi pada ngamuk ya Bahar masuk penjara ? Kan itu emang maunya dia membusuk disana,” tutup Denny.

Diwartakan sebelumnya, Ferdinand menuliskan cuitan yang dinilai kontroversial dengan menyudutkan kelompok agama tertentu.

“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu di bela,” cuit Ferdinand Hutahaean, pada Selasa 4 Januari 2022.

Ia pun telah mengunggah sebuah video berisikan permintaan maafnya kepada semua pihak yang merasa tersinggung dengan cuitannya itu. Selain itu, Ferdinand juga menerangkan jika cuitannya itu dibuat sebagai bentuk dialog imajiner di dalam hati dan pikirannya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.