Terkini.id, Makassar – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin meresmikan Pembukaan Pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi VI Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Indonesia Tahun 2021 yang berlangsung di Provinsi Sulawesi Utara.
“Konas ini sebagai forum penguatan dan tukar informasi antar FKUB Prov dan kota/kabupaten. Diharapkan memperkuat kerukunan dan toleransi, menjadi inspirasi tolerasi bagi dunia,” kata Ma’ruf Amin, Jumat, 19 November 2021.
Menurutnya, masyarakat Indonesia majemuk dalam agama, suku, budaya. Pendiri bangsa menghadirkan pancasila sebagai titik temu bagi masyarakat. Ia mengatakan pendiri negara punya empati dan mengedepankan kepentingan bersama.
“Ini harus dijaga demi keutuhan bangsa. Harus kita wariskan ke generasi milenial, generasi z,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan untuk menjaga kerukunan sebagai unsur utama bagi kerukunan nasional. Menurutnya, kerukunan tidak datang sendiri namun harus diupayakan dan dijaga terus menerus.
- Dalam perayaan Migrants Day 2023, Benny Rhamdani Harap Ada Dana Abadi Bagi Pekerja Migran Indonesia
- Berhasil Tingkatkan Produksi Pertanian, Gubernur Sulsel Raih Penghargaan dari Wakil Presiden
- Jusuf Kalla Beberkan Dua Kriteria Cawapres Prabowo Subianto
- Yenny Wahid Disebut Jadi Cawapres Dampingi Anies Baswedan
- Wapres Serahkan Penghargaan ke Gubernur Sulsel Sebagai Pembina Peduli HAM
“Untuk itulah dibentuk FKUB yang tugas utamanya menjaga kerukunan dalam bentuk dialog dan mediasi agar tidak ada konflik,” tuturnya.
KH Taslim Syahlan mewakili Ketua Umum Asosiasi FKUB V mengatakan konfrensi nasional ini diikuti oleh 1.800 org peserta. Namun, kata dia, yang masuk di ruangan saat pembukaan sebanyak 800 orang. Hal itu sesuai dengan aturan protokol kesehatan.
“Konas ini adalah kreasi dan ijtihat institusionaliyah dari para tokoh agama. Konas VI ini rangkaian dari Konas 2017 di Sumut, 2018 di Kaltara, dan 2019 di Sulsel,” kata dia.
FKUB VI ini berlangsung mulai 17-22 November 2021. Ia berharap di konas VI ini pengurus FKUB se-Indonesia meneguhkan tekad untuk memperkuat toleransi. Juga melakukan percepatan moderasi beragama.
“Memperkuat Komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, akomodatif thp kearifan lokal dan usul untuk meningkatkan PBM 9 dan 8 menjadi Perpres,” tuturnya.
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mentambut baik FKUB) Se-Indonesia Tahun 2021 di wilayahnya. Menurutnya, pandemi Covid-19 di Sulut terkendali karena keterlibatan pimpinan agama.
Sulut sdg menjalankan program perlindungan Perkasa (pekerja keagamaan & sosial). Saat ini ada 1.117 Perkasa yang dilindungi dalam menjalankan tugas.
“Saat ini hanya ada 40 orang yang dirawat Covid-19” ungkapnya.
Sulut, kata dia sedang menjalankan program perlindungan Perkasa (pekerja keagamaan dan sosial). Saat ini ada 1.117 perkasa yang dilindungi dalam menjalankan tugas.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
