Terkini, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan peningkatan investasi di Kota Makassar.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (10/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 secara nasional untuk menghimpun data menyeluruh mengenai kondisi dan aktivitas perekonomian Indonesia.
Acara itu turut dihadiri Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala BPS Sulawesi Selatan Aryanto, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Munafri mengatakan Sensus Ekonomi 2026 merupakan instrumen strategis untuk memetakan kondisi riil perekonomian masyarakat sekaligus menjadi landasan dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
- Husniah Talenrang Nonaktifkan 16 Pejabat Termasuk Sekda: Agar Pemerintahan Tertib Sesuai Aturan
- Muncul Narasi Membenturkan Instansi Kemenhut, KPH dan Gakkumhut Tetap Solid Berantas Perambah Hutan
- Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur'an, Ini Pesannya!
- Bupati Jeneponto Tinjau Perbaikan Ruas Jalan Ruku-Ruku di Bangkala
- Husniah dan Ombas Pakai Pengacara Yang Sama Saat Berurusan dengan Polda
“Sensus Ekonomi 2026 sangat penting menjadi instrumen untuk memetakan kondisi riil pembangunan dan perekonomian masyarakat, khususnya di Kota Makassar,” ujar Munafri.
Menurutnya, perkembangan ekonomi yang semakin dinamis menuntut pemerintah memiliki data yang lengkap, akurat, dan mutakhir.
Hal tersebut mencakup perkembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, hingga ekonomi digital yang terus tumbuh.
“Data yang dihasilkan akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha,” katanya.
Munafri menjelaskan, hasil sensus nantinya akan memberikan gambaran komprehensif mengenai struktur ekonomi daerah, perkembangan dunia usaha, potensi sektor unggulan, serta berbagai tantangan yang dihadapi pelaku ekonomi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
