Terkini.id, Palopo – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kota Palopo menggelar kegiatan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Pemenuhan Hak Anak (PHA).
Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo itu, Selasa, 9 Maret 2021 dibuka Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbanda), A. Enceng Amir, SE. M.Si., yang mewakili walikota Palopo
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palopo, Sumiat Pateha, dalam laporan pelaksanaan kegiatan menyampikan bahwa dengan kegiatan itu diharapkan dapat memberi dampak yang positif kepada seluruh peserta yang kemudian dapat membangun komitmen Gugus Tugas KLA agar hak dan perlindungan anak dapat terpenuhi.
Wali kota Palopo dalam sambutannya yang disampaikan kepala Balitbangda, Andi Enceng, mengungkapkan, negara hadir dalam rangka memberikan perlindungan yang sebesar besarnya terhadap anak.
Begitu juga dengan Pemkot Palopo yang memberikan perhatian terhadap anak dengan berbagai program yang telah diupayakan.
- Ratusan Warga Palopo Gelar Aksi Unjuk Rasa Imbas Pemilihan Ketua RT-RW Jelang Pilkada
- Pemkot Palopo Ingin Gelar Pemilihan Ketua RT-RW Jelang Pilkada, Ketua DPRD Heran
- Ajang HDC 2024 Ikut Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kota Palopo
- Didorong Berpasangan dengan Farid Kasim Judas, Nurhaenih Nyatakan Siap Bertarung di Pilkada Palopo
- Milenial Palopo Ikut Berperan untuk Menangkan FKJ di Pilkada Palopo 2024
“Advokasi dan pendampingan terhadap pemenuhan hak anak adalah amanah yang diemban.
Dinas terkait dan seluruh elemen masyarakat harus proaktif dalam memberikan pendampingan, terkait penyimpangan perilaku terhadap anak maupun perempuan,” ungkapnya.
Andi Enceng melanjutkan, Undang-undang perlindungan anak harus diketahui dan dipahami dilingkungan sekitar anak.
“Bila masyarakat telah memahami perlindungan pendampingan dan pemenuhan hak anak ini, maka tentu akan menjadi perhatian khusus kita secara bersama dalam memberikan perlindungan, pendampingan dan pemenuhan hak anak sebagai aset masa depan bangsa yang sangat berharga,” jelasnya.
Kegiatan itu menghadirkan nara sumber Dra. Hastina Dahlan, kepala bidang PPA prov. Sulsel dan A. Nurseha, S.Km. M.Kes (kasi PKA)
Kegiatan itu juga dibagi dalam dua sesi, yakni sesi pertama diikuti peserta yang merupakan kepala sekolah dan perwakilan dari sekolah TK/PAUD, SD/MI, SMP/Mts, dan SMA/sederajat.
Untuk sesi kedua, diikuti pimpinan perangkat daerah, perguruan tinggi, para Lurah dan kepala puskesmas lingkup pemkot palopo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
