Wali Kota Parepare Akan Tindak Tegas Camat Ujung yang Bentak Pedagang

Wali Kota Parepare Akan Tindak Tegas Camat Ujung yang Bentak Pedagang

FD
Ana Ridwan
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Parepare – Adanya insiden yang terjadi antara pedagang dengan Camat Kecamatan Ujung Kota Parepare, pada Operasi Yustisi dalam rangka penegakan Protokol Kesehatan di Kota Parepare oleh Camat Ujung Ulfa Lanto, membuat Wali Kota Parepare, Taufan Pawe meminta maaf atas perlakuan Camat Ujung tersebut.

Taufan Pawe mengaku menyayangkan sikap Camat Ujung atas perlakuannya kepada warga dan berjanji akan melakukan pemanggilan sesuai dengan proses dan mekanisme aturan yang ada.

“Kami memohon maaf atas tindakan oknum petugas dan camat yang tidak memberikan rasa nyaman kepada para pedagang. Penegakan dan edukasi perwali tersebut sudah seharusnya dilakukan dengan cara yang humanis dan mengedepankan kemanusiaan. Atas tindakan ini, izinkan kami memberikan evaluasi dan tindak tegas kepada petugas tersebut,” kata Taufan.

Wali Kota dua Periode ini menjelaskan, dalam masa penanganan pendemi Covid-19, pemerintah harus mementingkan kesehatan masyarakat sekaligus berusaha dalam pemulihan ekonomi.

“Meskipun apa yang kita lakukan ini karena kemanusiaan bukan berarti kita sepelekan kemanusiaan, karena yang kita hadapi juga ini masyarakat, mereka butuhkan sikap dermawan dan kemanusiaan dari kita dalam hal penegakan ini,” terang Wali Kota berlatar belakang Ilmu hukum ini.

Baca Juga

Meskipun demikian, kata mantan pengacara ternama ini, dalam persoalan Covid-19 ini ada dua persoalan yang perlu untuk ditekankan yakni antara penegakan disiplin Protokol Kesehatan dan juga pertumbuhan ekonomi.

“Keduanya ini saling tarik menarik, bagaimana kita tetap mengedepankan pertumbuhan ekonomi, namun kami segera akan mencari formula agar keduanya bisa seimbang antara ekonomi dan juga penegakan disiplin Protokol Kesehatan,” urainya.

Ia berharap, gesekan petugas dengan masyarakat tidak terjadi lagi. Untuk itu, Taufan meminta pelaku usaha mematuhi jam operasional usaha yang berpotensi menimbulkan keramaian dibatasi. 

Menurutnya, pembatasan operasional yang lebih ketat ini untuk menyikapi peningkatan kasus Covid-19. Penegakan aturan ini, kata Taufan, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran wabah corona.

“Pemberlakuan jam malam ini bertujuan untuk mengurangi keramaian yang terjadi di malam hari khususnya menjelang dan pasca malam tahun baru. Keputusan ini memang sangat berat, namun kami mohon maklum adanya karena untuk kebaikan bersama,” ujar Ketua Golkar Sulsel itu.

Oleh karenanya, Taufan Pawe mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama dalam membawa kemaslahatan bagi Kota Parepare, khususnya menekan penyebaran Covid-19.

“Pentingnya pembatasan ini, karena posisi Parepare yang strategis dikunjungi. Kita tahu sendiri Covid-19 kembali meningkat, kita pasti sangat menyayangi diri kita dan keluarga kita. Jadi kita wajib hidup sehat dengan tetap jalankan 3M dan patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.