Terkini.id, Jeneponto — Mayat yang ditemukan tergantung di pohon di Desa Kassi, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Jumat, 12 April 2024 merupakan warga Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan.
Identitas mayat tersebut diungkapkan Kasi Humas Polres Jeneponto, AKP Bakri saat dikonfirmasi terkini.id, Jumat, 12 April 2024, malam.
“Mayat lelaki inisial R (24) berdomisili di Kabupaten Bantaeng, ditemukan meninggal dunia diduga karena bunuh diri dengan cara gantung diri pada pohon yang ada di kebun yang tidak jauh dari rumah orang tuanya,” Kata AKP Bakri.
Menurutnya, korban gantung diri di pohon yang berada di kebun belakang rumah orang tuanya dengan menggunakan tali nilon.
“Korban berdomisili di Borongloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, berada di Desa Kassi, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto dalam rangka bersilaturrahmi dengan kerabat dan orang tuanya pasca lebaran idul Fitri 1445 Hijriah,” ungkap AKP Bakri.
- Pena Petrofin Awards 2026 Dorong Kolaborasi Media dan Industri Energi di Makassar
- Jaga Keamanan dan Kestabilan Ekonomi Menjelang Idul Adha, Bupati Rakor Dengan Forkopimda Jeneponto
- Pelindo Multi Terminal Siap Dukung Hilirisasi dan Komoditas Baru di Indonesia Timur
- Bupati Sidrap Turun Tangan Tata Kawasan Monumen Ganggawa, Jadi Ruang Publik dan Pusat Ekonomi
- Wuling Eksion Resmi Meluncur di Makassar, SUV 7-Seater EV dan PHEV Pertama untuk Keluarga Modern
Lebih lanjut, AKP Bakri mengatakan, Korban ditemukan tergantung di pohon oleh lelaki Dg Napi.
“Jumat, 12 April 2024 sekitar pukul 08.00 Wita korban ditemukan gantung diri di sebuah pohon di kebun, yang tidak jauh dari rumah orang tua korban dan ditemukan oleh Dg Napi,” Jelas AKP Bakri.
Korban bersilaturahmi ke orang tuanya di Dusun Bontorannu, Desa Kassi, Kecamatan Rumbia, Jeneponto tanpa didampingi istrinya.
“Info dari Bhabinkamtibmas hanya sendiri datang ke rumah orang tuanya setelah lebaran,” Jelas AKP Bakri.
Terkait dengan motif, AKP Bakri mengatakan masih dalam penyelidikan unit reskrim Polsek Kelara.
“Kasus dalam penyelidikan, terkait hal tersebut pihak keluarga korban menolak jenazah untuk dilakukan visum dan otopsi,” Pungkasnya.
Sementara Kepala Desa Kassi, Murniati pun membenarkan adanya kasus bunuh diri dengan gantung diri di wilayahnya,” Iye Pak,” Kata Murniati saat dikonfirmasi lewat pesan whatsappnya.
Ditanya terkait penyebabnya, Murniati menduga korban mengalami depresi. “Sepertinya depresi kareng,” Ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
