Terkini, Jeneponto — Sejumlah masyarakat di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengaku resah setelah Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang mereka miliki tiba-tiba tidak aktif. Kondisi tersebut baru diketahui warga saat hendak menggunakan layanan kesehatan di Puskesmas maupun Rumah Sakit.
Beberapa warga menyebutkan, status KIS mereka dinyatakan tidak aktif sejak 1 Februari 2026. Akibatnya, mereka terpaksa membayar biaya pengobatan secara mandiri meskipun sebelumnya terdaftar sebagai peserta KIS.
“Saya kaget kenapa saya disuruh bayar di RS, pihak RS mengatakan KIS saya sudah tidak aktif,” kata salah seorang warga kepada Terkini, Selasa, 3 Januari 2026.
Keluhan serupa juga dialami warga lainnya. Mereka mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan sebelumnya terkait penonaktifan KIS tersebut. Hal ini menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang sangat bergantung pada layanan kesehatan gratis.
Sesuai informasi yang dihimpun Terkini, terdapat 21 ribu KIS milik warga Jeneponto yang dinonaktifkan per 1 Februari 2026 dan KIS tersebut dinonaktifkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
- Sensasi Bersantap di Ketinggian, Dome Baru Hyatt Place Makassar Tawarkan Pengalaman Premium
- Bursa Ketua Golkar Sulsel Mengerucut, Dua Nama Kantongi Restu DPP
- Sinergi TNI dan Masyarakat Percepat Akses Vital Penghubung Desa di Jeneponto
- Bank Indonesia Gelar Kembali South Sulawesi Investment Challenge di 2026, untuk Penguatan Investasi Berkelanjutan
- Kalla Beton Suplai Precast U-Ditch untuk Paket Pembangunan Embung di IKN
Warga berharap pemerintah segera memberikan penjelasan terkait penyebab tidak aktifnya KIS secara mendadak. Mereka juga mengharapkan perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar permasalahan ini dapat segera ditangani dan hak masyarakat terhadap pelayanan kesehatan tetap terjamin.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penonaktifan KIS yang dialami warga Kabupaten Jeneponto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
