Terkini.id, Jakarta – Warga di titik nol Waduk Lambo menyampaikan klarifikasi mereka terkait video viral yang memperlihatkan Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata tancap pisau sangkur di atas meja di hadapan masyarakat setempat.
Menurut keterangan warga yang disampaikan lewat sebuah video, ketika peristiwa itu terjadi Kapolres Nagekeo tidak sedang mengancam masyarakat dengan cara tancap pisau sangkur melainkan justru membantu mereka.
Diketahui, peristiwa dalam video viral itu terjadi saat warga pemilik tanah di titik nol Waduk Lambo, Kabupaten Nagekeo, NTT, duduk bersama dengan Kapolres Nagekeo AKBP Yudha untuk membicarakan perihal penyerahan tanah kepada pemerintah yang berada di lokasi tersebut.
Warga pun menegaskan bahwa anggapan yang menyebut AKBP Yudha menancapkan pisau sangkur untuk mengancam warga adalah tidak benar.
“Kami datang ke tempat ini di titik nol ini kami ingin mengklarifikasi mengenai apa yang dilakukan bapak Kapolres, semua itu tidak benar,” tegas salah seorang perwakilan warga, seperti dilihat dalam video klarifikasi mereka yang diunggah akun Instagram @ndorobei.official pada Sabtu, 29 April 2023.
Warga pun mengatakan bahwa video yang sebelumnya viral sama sekali tidak memunculkan suara terkait peristiwa tersebut sehingga publik tak mengetahui yang sebenarnya terjadi dalam video itu.
Menurut warga,apa yang dilakukan oleh AKBP Yudha dalam video itu bukan mengintimidasi masyarakat melainkan membantu mereka.
“Video itu suaranya tidak muncul, sedangkan apa yang dilakukan bapak kapolres itu bukan sedang mengintimidasi, tetapi bapak kapolres pada saat itu justru menguntungkan, membantukan kami,” ungkapnya.
“Kami bersyukur sangkur ini masih tertancap karena kami masih memegang teguh apa yang disampaikan oleh bapak kapolres,” sambungnya.
Pihak warga setempat pun menjelaskan bahwa akar persoalan dalam peristiwa itu yakni terkait dokumen tanah masyarakat di titik nol Waduk Lambo yang masih terhambat oleh BPN.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
