Warga Klarifikasi Soal Kapolres Nagekeo Tancap Pisau Sangkur: Beliau Tidak Mengancam, Tapi Membantu Kami

Warga Klarifikasi Soal Kapolres Nagekeo Tancap Pisau Sangkur: Beliau Tidak Mengancam, Tapi Membantu Kami

FD
Fachri Djaman

Penulis

“Dia melakukan tancapan itu yang dimana beliau sudah buat pendekatan kepada masyarakat, tetapi hari itu dokumen (tanah) masyarakat kawah masih terhambat di pihak BPN,” jelasnya.

Lantaran keterhambatan itulah, Kapolres Nagekeo AKBP Yudha datang ke titik nol Waduk Lambo dan mengeluarkan surat perintah (sprint) kepada anggotanya untuk bersama-sama warga mengawal dokumen tanah tersebut di BPN.

“Ketika itu teman-teman Kamtibmas datang untuk bersama-sama mengurus dokumen, bahkan Kapolres mengeluarkan sprint di depan kami untuk anggotanya untuk berkantor bersama di BPN untuk sama-sama mengecek dokumen masyarakat,” kata pihak warga.

Lebih lanjut, warga kembali menegaskan bahwa Kapolres Nagekeo AKBP Yudha Pranata melakukan aksi tancap pisau sangkur itu adalah untuk menjaga Kamtibmas di lokasi titik nol Waduk Lambo.

“Beliau menancapkan sangkur untuk menjaga Kamtibmas jangan sampai ada mengganggu atau merusak peralatan-peralatan yang ada di titik nol ini,” ujarnya.

View this post on Instagram

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.