Terkini.id, Jakarta – Seorang pria yang belum diketahui identitasnya tengah viral usai aksinya menendang sesajen di gunung Semeru.
Sesajen tersebut diperkirakan dipersembahkan warga sekitar Jumat 7 Januari 2022 di Dusun Sumbersari Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang.
Kepala Desa Supiturang, Nurul Yakin, mengatakan sesajen tersebut untuk meminta keselamatan agar Semeru kembali tenang seperti sediakala.
“Ya itu selametan saja meminta agar Semeru tidak meletus lagi. Jadi warga memberikan sesajen,” ucap Nurul dilansir dari suara.com.
Nurul menjelaskan kalau warga sekitarnya masih menjaga tradisi-tradisi dari leluhur. Dan memiliki latar belakang masyarakat yang beragam.
“Di sini kan gini mas sebagian warga masih yang kentel adat-adat seperti itu. Jadi Indonesia ini kan bermacam-macam ada Islam, Budha, Hindu dan Kristen. Di sini juga begitu. Jadi harapan saya harusnya saling menghormati,” kata dia.
Setelah video seorang viral menendang sesajen-sesajen tersebut. Warga pun menjadi marah besar dengan tindakan pria tersebut. Tapi saat ini mereka cenderung meredam emosi dan melaporkan kepada pihak yang berwenang untuk diurus.
“Sudah jadi attensi. Saat ini sedang dicari orang tersebut setelah warga melaporkan ke polisi. Warga saya marah mas atas kejadian itu. Pihak desa meredam supaya menyerahkan semuanya ke pihak yang berwenang,” ujar Nurul Minggu 9 Januari 2022.
Sementara itu, pegiat media sosial Eko Kuntadhi berkomentar bahwa begitulah orang-orang yang mengaku beragama tapi tidak menghormati orang lain.

Hanya sibuk memikirkan perbuatan orang lain yang dianggapnya dosa. Tapi tidak tahu menjaga perasaan orang yang memiliki hak yang sama untuk hidup di bumi.
“Repot emang kalau beragama tanpa kearifan. Selalu saja sibuk mengurus keyakinan dan kebiasaan orang lain. Sebelum hijrah, dia sering memikirkan dosanya sendiri. Setelah hijrah dia sibuk dengan dosa orang lain…” tulisnya di akun @_ekokuntadhi Minggu 9 Januari 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
