Terkini.id — Calon Walikota Makassar, Munafri Arifuddin mendengarkan keluhan warga BTN Minasa Upa terkait persoalan banjir di wilayah tersebut.
Drainase menjadi penyebabnya utama banjir di BTN Minasa Upa. Seperti yang diakui Mukhtar Nurdin. Tokoh masyarakat di RW 17, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini.
Mukhtar menyebut, kebutuhan mendasar yang diinginkan warga adalah sistem drainase lingkungan yang tertata. “Paling mendesak adalah drainase pak,”sebutnya di sela-sela dialog.
Tidak tertatanya sistem drainase di Minasa Upa, jadi penyebab utama wilayah tersebut sering terendam saat musim penghujan datang. Ditambah maraknya pembangunan yang terkesan serampangan.
“Harusnya betul-betul tertata pembangunannya,” lanjut Mukhtar.
- 702 Batang Kayu Besi Ilegal Diselundupkan dari Buton, Gakkumhut Sulawesi Kantongi Nama Pemilik dan Pembeli
- Listrik Padam Berhari-hari, DPRD Sulsel Minta PLN Potong Tagihan Pelanggan hingga 50 Persen
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi dan Pemprov Sulsel Sidak SPBU Makassar, Stok BBM Dipastikan Aman
- Dies Natalis ke-70 Unhas, Lima Program Baru Diperkenalkan untuk Perkuat Kampus Masa Depan
- Astra Motor Alauddin Apresiasi Loyal Customer Lewat Beauty Class Harpelnas 2026
Appi sapaan akrab Munafri Arifuddin pun merespon keinginan warga. Pasangan Calon Wakil Walikota, Rahman Bando ini, berjanji akan memperhatikan sistem drainase di Minasa Upa.
“Ya memang jalur pembuangan yang harus ada. Harus ditata sebaik-baiknya. Itu yang akan kami lakukan,” ungkapAppi.
Soal semrawutnya pembangunan, Appi juga berjanji memperbaiki. Caranya, dengan melibatkan semua Ketua RT dan Ketua RW dalam penerbitan izin pembangunan. Karena justru merekalah yang paling paham dengan wilayahnya.
“Harus ada ketegasan dalam izin pembangunan. Supaya jangan ada yang dirugikan. Jangan ini ditimbun, ini dibangun dan kemudian tempat lain banjir,” tutup Appi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
