Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini, Badan Meteorologi Klimatoogi dan Geofisika (BMKG) kembali memperingatkan sebuah daerah di Indonesia yang berpotensi gempa dan tsunami besar.
Daerah apa? Menurut BMKG, gempa dan tsunami besar berpotensi terjadi di daerah Pacitan, Jawa Timur.
Kekuatannya pun tidak main-main. Tsunami yang diperkirakan terjadi bahkan bisa mencapai 25-28 meter.
Menurut Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, di dalam peta, Kabupaten Pacitan dekat dengan teluk yang mengumpulkan tenaga gelombang tinggi.
Selain itu, Pacitan juga relatif dekat dengan letak episentrum gempa. Pacitan pun bisa disebut sebagai zona merah.
- Update Peringatan Dini Cuaca: Hujan Lebat dan Angin Kencang Diprediksi Landa Sulsel hingga Pukul 21.30 WITA
- BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Ancaman Elnino Agustus-September 2023: Berpotensi Gagal Panen
- BMKG Beri Peringatan Dini Banjir Rob Hari Ini Hingga 25 Desember 2022, Berikut Lokasinya
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Sulsel: Ada Peningkatan Curah Hujan dan Potensi Angin Kencang
- Niat Rayakan Malam Pergantian Tahun Baru? Pikir-Pikir Dulu, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
Dwikorita mencontohkan bahwa di peta daerah Pacitan warna merah menunjukkan gelombang tinggi 10-14 meter.
Nah, berdasarkan penuturan Dwikorita, makin merah, maka makin tinggi pula gelombang yang berpotensi terjadi.
“Warna kuning gelombang 2-3 meter serta warna hijau gelombang setengah meter,” ujar Dwikorita pada Rabu kemarin, 21 Juli 2021, dikutip terkini.id dari GenPi.co.
Dwikorita juga menjelaskan bahwa ada sepuluh kajian ilmiah tentang prediksi bencana yang dijabarkan dalam peta.
Hal itu bertujuan untuk memudahkan memahami dengan tiga warna, yaitu merah, kuning, dan hijau.
Khusus untuk Kabupaten Pacitan, akses zona merah menuju zona hijau kemungkinan tercepat melalui sungai yang mengalir.
Dwikorita mengatakan bahwa harus ada jalur untuk mengintegrasikan penduduk di zona merah agar dapat mengevakuasi diri ke jalur hijau.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
