Waspada Covid-19, Sejumlah Proker KKN 62 UINAM Terbengkalai

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
UIN Alauddin Makassar
Sebagai imbas dari Virus Corona, program kerja yang akan dijalankan oleh sejumlah mahasiswa KKN terpaksa terbengkalai.

Terkini.id, Makassar – Menyikapi Surat Edaran Rektor UIN Alauddin Makassar Nomor B-809/Un.06.I/PP.00.09/03/2020 yang diterbitkan pada Minggu, (15/03/2020) tentang “Upaya Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan UIN Alauddin Makassar”, Kepala Pusat (Kapus) Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (PPM) mengeluarkan maklumat bagi seluruh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Rabu, (18/03/2020). 

Sehubungan dengan “Kewaspadaan Dini Pandemi Covid-19”, seluruh mahasiswa KKN angkatan 62 UIN Alauddin Makassar yang tersebar di 13 kabupaten, 28 kecamatan se-Sulawesi Selatan dan Barat diimbau untuk :

1. Tidak meninggalkan lokasi KKN sampai keadaan membaik.

2. Membatasi keluar posko, kecuali sangat mendesak.

3. Dalam posko, disiplin menggunakan perlengkapan pribadi

Menarik untuk Anda:

4. Mengedukasi masyarakat desa tentang bahaya virus ini dan cara-cara mengantisipasinya.

5. Jika terjadi keadaan sebagai ciri-ciri terinpeksi virus corona, segera laporkan ke pihak berwenang.

Dr Muhammad Shuhufi, M.Ag, selaku Kapus PPM UIN Alauddin Makassar membenarkan imbauan tersebut. 

“Kami dari pihak PPM sudah mengeluarkan maklumat. Tapi, meskipun ada pembatasan meninggalkan posko tetap tidak ada perubahan waktu KKN. Tidak ditambah dan tidak dikurangi. Selebihnya tinggal disesuaikan dengan kondisi di lokasi masing-masing,” jelasnya. 

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Ahmad mahasiswa jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ushuluddin Filsafat & Politik (FUFP) selaku Koordinator Desa (Kordes) wilayah Bontolohe, Bulukumba, Kec. Rilau Ale mengatakan, setelah dikeluarkannya maklumat dari kampus ada beberapa hal yg menjadi kendala untuk menjalankan proker karena kita dilarang untuk terlalu beraktivitas di luar posko.

“Yang terkendala itu yang pertama mengajar di sekolah karena sekolah diliburkan. Kemudian yang kedua itu Bontolohe Fest juga terhambat karena imbauan pemerintah setempat agar masyarakat tidak keluar rumah dan menghindari kegiatan yg tidak penting di luar rumah. Sementara dari tujuh proker kami, semuanya adalah kegiatan di luar rumah,” tutup Ahmad. 

Untuk mengisi waktu, para peserta KKN tetap diharapkan melakukan hal-hal bermanfaat di sekitar posko masing-masing.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

World Clean-up Day 2020 Enrekang Berlangsung Sukses

Hasil MotoGP Emilia Romagna 2020, Valentino Rossi Terjatuh

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar