Waspada! Dalam 7 Hari Terakhir DKI Jakarta Jadi Provinsi Tertinggi Lonjakan Covid-19, Berikut Rinciannya

Terkini.id, Jakarta – Tercatat per hari ini, Selasa 11 Januari 2022 DKI Jakarta menjadi provinsi tertinggi dalam pertambahan kasus harian Covid-19 sebanyak 537 kasus positif.

Sebelumnya di hari kemarin, Senin 10 Januari 2022 DKI, Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 telah mencatat 360 kasus dan terdapat 393 kasus di hari Minggu, 9 Januari 2022.

Adapun pada Sabtu, 8 Januari 2022 ada 278 kasus, Jumat, 7 Januari 2022 terdapat 300 kasus, Kamis 6 Januari 2022 tercatat 267 kasus dan Rabu 5 Januaei 2022 sebanyak 259 kasus sebagaimana dilansir cnnindonesia.

Baca Juga: Miyabi akan Datang Gala Dinner di DKI Jakarta, Fraksi PDIP:...

Dengan begitu, provinsi ini secara konsisten menempati posisi satu tertinggi lonjakan kasus corona selama tujuh hari berturut-turut.

Kuantitas tersebut terpaut sangat jauh dengan provinsi lainnya.

Baca Juga: Meski Indonesia Memasuki Masa Endemi Covid-19, Masker Tetap Wajib Digunakan...

Per Selasa ini, Satgas covid mencatat penyumbang tertinggi kedua adalah Kepulauan Riau sebanyak 66 kasus dan posisi ketiga ada Jawa Barat dengan 62 kasus.

Kemudian, ada Banten dengan 43 kasus, Jawa Timur 29 kasus, Jawa Tengah 11 kasus, Bali 9 kasus, Kalimantan Barat 8 kasus dan Sumatera Utara 5 kasus. Provinsi lainnya menyumbang kasus di bawah 5 kasus per hari ini. Bahkan ada 12 Provinsi yang melaporkan nol kasus.

Untuk kasus kesembuhan, Satgas juga mencatat DKI menjadi penyumbang tertinggi dengan 182 kasus. Selanjutnya ada Kepulauan Riau sebanyak 173 kasus, dan Jabar sebanyak 18 kasus.

Baca Juga: Meski Indonesia Memasuki Masa Endemi Covid-19, Masker Tetap Wajib Digunakan...

Di sisi lain Satgas mencatat kasus kematian yang mana ada tujuh provinsi menyumbang pertambahan pada hari ini. Tujuh provinsi itu di antaranya Lampung 2 kasus, lalu Jakarta, Jabar, Yogyakarta, Jawa Timur, Aceh dan Sulawesi Tengah masing-masing satu kasus.

Secara nasional, pertambahan kasus positif hari ini 802 kasus, kesembuhan 446 kasus dan kematian sebanyak 8 kasus.

Bagikan