Terkini, Makassar – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengambil sejumlah langkah strategis untuk memastikan distribusi Biosolar bersubsidi tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat dan sektor logistik.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoperasikan Integrated Terminal (Depot) Makassar selama 24 jam, menambah pasokan Biosolar, hingga memperkuat armada mobil tangki perbantuan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan konsumsi Biosolar di sejumlah wilayah Sulawesi.
Pertamina juga meningkatkan pasokan sekitar 10 hingga 15 persen dibandingkan rata-rata penyaluran harian normal pada SPBU yang mengalami peningkatan permintaan.
Selain penambahan pasokan, Pertamina mengerahkan mobil tangki perbantuan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara guna mempercepat distribusi BBM dari Fuel Terminal menuju SPBU.
- Doublehelix Indonesia Peringati Usia ke-17 dengan Evaluasi Kinerja dan Malam Apresiasi Karyawan
- 5 Dokumen Wajib agar Pinjaman Online Cepat Cair Tanpa Ditolak
- UMI Gelar Executive Strategic Summit 2026, Rumuskan Arah Besar Transformasi Menuju UMI 2030
- Lewat Little Explorers, KALLA Perkuat Kedekatan Keluarga dan Tumbuhkan Semangat Belajar Anak
- Dari Aklamasi Menuju Kolaborasi, Abd. Fajar Pimpin KNPI Jeneponto Periode 2026--2029
Dengan dukungan operasional Integrated Terminal Makassar selama 24 jam, proses penerimaan, pemuatan, hingga pengiriman BBM dapat berlangsung tanpa henti sehingga ketersediaan stok di SPBU tetap terjaga.
Sales Branch Manager I Fuel Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Yoga Prabowo, mengatakan seluruh penyaluran Biosolar tetap mengacu pada kuota yang telah ditetapkan BPH Migas, namun tetap disesuaikan dengan dinamika kebutuhan di lapangan.
“Penyaluran Biosolar kami lakukan sesuai kuota yang telah ditetapkan oleh BPH Migas. Ketika terjadi peningkatan konsumsi di suatu wilayah, kami melakukan penambahan pasokan, mengoptimalkan pengiriman dari Fuel Terminal, mengoperasikan Depot BBM Makassar selama 24 jam, serta menambah mobil tangki perbantuan untuk memperkuat distribusi ke SPBU sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” ujar Yoga, Jumat (31/7/2026).
Yoga menjelaskan, kondisi stok Biosolar di Fuel Terminal maupun SPBU terus dipantau secara berkala. Distribusi diprioritaskan ke SPBU yang mengalami peningkatan kebutuhan agar aktivitas masyarakat dan distribusi logistik tetap berjalan lancar.
Menurutnya, penggunaan mobil tangki perbantuan juga dioptimalkan di Sulawesi Utara untuk mempercepat pengiriman ke SPBU yang mengalami lonjakan permintaan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
